Pelatih berusia 43 tahun ingat saat pertama kali melawan Terens dalam putaran pertama Liga 1 di Stadion Patriot Candrabhaga beberapa waktu lalu.
"Kami tahu kualitas dia, dia pemain cepat. Cepat sekali. Lalu dia juga main secara tim, bisa umpan silang dan passing."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selama setahun jadi pelatih kepala di Persija, saya selalu perhatikan penampilan tim. Besok kami harus mematikan di lini belakang, dan menyerang dengan penetrasi yang baik," katanya menambahkan.
Terens Puhiri sempat bikin heboh media-media internasional karena kecepatan larinya saat membobol gawang Mitra Kukar. (ANTARA FOTO/Risky Andrianto) |
Di putaran kedua Liga 1, Borneo tak lagi dilatih Ricky Nelson melainkan Iwan Setiawan. Teco menaruh hormat kepada dua pelatih tersebut.
“Kami respek saja sama dua pelatih ini. Saya pikir keduanya punya kualitas bagus, tapi kami tak tahu alasan dari manajemen mereka mengganti pelatih,” ujar Teco.
“Kami tak bisa banyak bicara, semua pelatih punya strategi beda. Tapi kami respek saja,” ujarnya lagi.
Sebelumnya Iwan Setiawan pun mengabarkan bahwa timnya tidak akan diperkuat enam pemain. Mendengar hal itu, Teco ingin timnya bermain lepas.
Stefano 'Teco' Chugurra memuji kecepatan winger Borneo FC, Terens Puhiri. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama) |
Lebih lanjut, Teco juga tidak masalah timnya tidak diperkuat Andritany Ardhiyasa sebagai penjaga gawang pada laga nanti.
"Kiper lain punya kualitas dan semangat juga. Mereka pasti mau unjuk kualitas. Kami kasih kesempatan untuk yang lain," tuturnya.
Saat ini Persija berada di peringkat keenam dengan perolehan 52 poin. Terpaut sembilan poin dari PSM Makassar di puncak klasemen Liga 1. (bac)
Terens Puhiri sempat bikin heboh media-media internasional karena kecepatan larinya saat membobol gawang Mitra Kukar. (ANTARA FOTO/Risky Andrianto)
Stefano 'Teco' Chugurra memuji kecepatan winger Borneo FC, Terens Puhiri. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama)