Gol Martial Menangkan MU atas Tottenham Hotspur
CNN Indonesia
Sabtu, 28 Okt 2017 20:26 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Manchester United dan Tottenham Hotspur saling berhadapan pada matchday ke-10 Liga Primer Inggris. Kemenangan akan membuat keduanya menempati peringkat kedua, menempel Manchester City.
Kedua kesebelasan yang tidak mampu menurunkan pemain terbaiknya memainkan formasi 3-4-3.
MU dan Spurs memiliki beberapa peluang yang gagal dikonversi menjadi gol pada babak pertama. Di antaranya melalui Marcus Rashford dan Romelu Lukaku untuk MU dan Dele Alli untuk Tottenham.
MU yang mencoba aktif menyerang di babak pertama diredam oleh Spurs. Namun tim tamu pun tidak mampu mendominasi penuh permainan. Penguasaan bola pada 45 menit pertama tercatat Spurs unggul 55% berbanding 45%.
Pada babak kedua, MU kembali membangun serangan lewat sayap untuk membongkar pertahanan Spurs. Lini pertahanan Spurs mampu menjawab tantangan dari sang tuan rumah., begitu pula dengan Hugo Lloris yang sejak babak pertama melakukan serangakaian penyelamatan.
Lukaku dan Valencia tercatat memiliki peluang yang cukup baik untuk membobol gawang Spurs.
Spurs yang mendapat bola berusaha membangun serangan tanpa terburu-buru. Upaya anak asuh Mauricio Pochettino tak mampu menerobos pertahanan MU. Dele Alli sempat membuat pendukung tuan rumah tersentak ketika umpan Christian Erikssen hampir dibelokannya ke gawang de Gea.
Memasuki menit ke-81 sebuah serangan simpel dari MU berakhir dengan gol. Tendangan David de Gea disundul Lukaku ke arah Anthony Martial. Sang pemain yang menggantikan Rashford berhasil membobol gawang Lloris.
MU menunjukkan kembali spesialisasinya membobol gawang lawan ketika laga menyisakan 10 menit.
Di sisa laga, Spurs berupaya membalas gol. Berkali-kali membangun serangan lewat permainan terbuka dan bola mati, The Lilywhites tak mampu menyamakan kedudukan.
Kemenangan 1-0 membuat MU mengamankan peringkat kedua di klasemen. MU yang berpoin 23 untuk sementara tertinggal dua poin dari Manchester City, sementara Spurs masih tertahan di peringkat ketiga dengan 20 poin.
Manchester United: De Gea; Bailly, Jones, Smalling; Valencia, Herrera, Matic, Young; Mkhitaryan, Rashford, Lukaku.
Tottenham Hotspur: Lloris; Aurier, Alderweireld, Vertonghen; Davies, Dier, Winks, Sissoko; Eriksen, Alli, Son.
Kedua kesebelasan yang tidak mampu menurunkan pemain terbaiknya memainkan formasi 3-4-3.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
MU mengupayakan gol sejak babak pertama melalui serangan sayap. (Action Images via Reuters/Jason Cairnduff) |
Lukaku dan Valencia tercatat memiliki peluang yang cukup baik untuk membobol gawang Spurs.
Romelu Lukaku menciptakan beberapa peluang mencetak gol ke gawang Tottenham Hotspur. (REUTERS/Andrew Yates) |
Anthony Martial menyelesaikan sebuah serangan simpel yang dibangun MU. (Action Images via Reuters/Jason Cairnduff) |
Di sisa laga, Spurs berupaya membalas gol. Berkali-kali membangun serangan lewat permainan terbuka dan bola mati, The Lilywhites tak mampu menyamakan kedudukan.
Kemenangan 1-0 membuat MU mengamankan peringkat kedua di klasemen. MU yang berpoin 23 untuk sementara tertinggal dua poin dari Manchester City, sementara Spurs masih tertahan di peringkat ketiga dengan 20 poin.
Tottenham Hotspur: Lloris; Aurier, Alderweireld, Vertonghen; Davies, Dier, Winks, Sissoko; Eriksen, Alli, Son.
MU mengupayakan gol sejak babak pertama melalui serangan sayap. (Action Images via Reuters/Jason Cairnduff)
Romelu Lukaku menciptakan beberapa peluang mencetak gol ke gawang Tottenham Hotspur. (REUTERS/Andrew Yates)
Anthony Martial menyelesaikan sebuah serangan simpel yang dibangun MU. (Action Images via Reuters/Jason Cairnduff)