PSSI Wajib Bayar Denda dari AFC
Jun Mahares | CNN Indonesia
Selasa, 31 Okt 2017 22:24 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- PSSI wajib memenuhi sanksi dari AFC berupa denda akibat pelanggaran di SEA Games 2017. Indonesia disebut melanggar Pasal 65 Kode Disiplin dan Etik AFC terkait perilaku suporter.
Dalam rilis Komite Disiplin dan Etik AFC pada 27 Oktober 2017 yang diterima CNNIndonesia.com, tertulis bahwa PSSI diminta untuk membayar denda sebesar USD16.000 atau sekitar Rp217 juta.
Sanksi dari AFC terbit karena ulah suporter Indonesia ketika skuat Merah Putih berhadapan dengan Kamboja di SEA Games 2017 Malaysia, 24 Agustus 2017.
"Ada sekitar 50-60 botol minuman yang dilemparkan ke lapangan setelah pertandingan selesai. Ada salah satu dari mereka yang masuk ke dalam lapangan setelah pertandingan," demikian bunyi pernyataan AFC.
Menanggapi hal tersebut, Ketum PSSI Edy Rahmayadi menilai perilaku suporter Indonesia kerap kali merugikan federasi.
"Kami didenda karena salah satu pemain dan fans tak bisa mengerti aturan yang ada di situ. Kalau didenda ya terpaksa kita bayar, memang itu suatu ketentuan," ucap Edy.
Denda itu mesti dibayarkan paling telat 30 hari sejak keputusan itu diterbitkan. PSSI juga diperingatkan AFC bahwa pelanggaran yang berulang akan mendapatkan hukuman yang lebih berat.
Laga Timnas Indonesia U-22 melawan Kamboja pada Agustus lalu sebetulnya berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk Indonesia. Namun, sempat terjadi kericuhan di akhir pertandingan.
Striker Garuda Muda Marinus Wanewar menjadi pemicu pertikaian tersebut karena memperlihatkan gestur tidak senonoh ke arah bench Kamboja. Hal ini direspons dengan pelemparan botol dari suporter Indonesia. (jun)
Dalam rilis Komite Disiplin dan Etik AFC pada 27 Oktober 2017 yang diterima CNNIndonesia.com, tertulis bahwa PSSI diminta untuk membayar denda sebesar USD16.000 atau sekitar Rp217 juta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suporter Timnas Indonesia di SEA Games 2017. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A) |
Denda itu mesti dibayarkan paling telat 30 hari sejak keputusan itu diterbitkan. PSSI juga diperingatkan AFC bahwa pelanggaran yang berulang akan mendapatkan hukuman yang lebih berat.
Marinus Wanewar sempat menjadi pemicu keributan saat Timnas U-23 berhadapan dengan Kamboja di SEA Games 2017. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan) |
Suporter Timnas Indonesia di SEA Games 2017. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)
Marinus Wanewar sempat menjadi pemicu keributan saat Timnas U-23 berhadapan dengan Kamboja di SEA Games 2017. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)