Marquez bakal datang ke Valencia dengan keunggulan 21 poin atas Dovizioso. Selisih poin sebesar itu membuat Marquez hanya butuh finis di posisi 11 besar untuk mengunci titel juara dunia. Tanpa finis di 11 besar, Marquez juga bisa jadi juara dunia bila Dovizioso gagal jadi yang tercepat di GP Valencia.
“Saya tak akan menganggap seri terakhir akan berjalan mudah, jadi kami tak akan pergi ke Valencia dengan kepercayaan diri yang jauh lebih besar dibandingkan sebelumnya.”
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Marc Marquez berusaha untuk tetap tenang jelang seri terakhir di Valencia. (Foto: CNN Indonesia/Putra Permata Tegar Idaman) |
Marquez juga mengesampingkan rencana strategi main aman sejak awal rangkaian seri GP Valencia.
Marquez mengakui adanya tekanan jelang seri terakhir ini. Namun kondisi yang sama sudah ia rasakan sejak paruh kedua MotoGP musim ini sehingga ia yakin bisa menghadapinya dengan baik.
“Sangat wajar bila saya merasakan tekanan di Valencia namun sejujurnya tekanan itu sudah ada sejak paruh kedua MotoGP musim ini.”
“Faktanya kami mampu menghadapi tekanan itu dengan baik, termasuk di seri terakhir di Malaysia. Saya juga menyukai sirkuit Valencia karena banyak tikungan ke arah kiri dan tentunya menyenangkan bagi saya bisa datang ke Valencia dengan memiliki keunggulan poin,” tutur pebalap berusia 24 tahun ini. (ptr)
Marc Marquez berusaha untuk tetap tenang jelang seri terakhir di Valencia. (Foto: CNN Indonesia/Putra Permata Tegar Idaman)