Sukses Bawa Bhayangkara FC Juara, Evan Dimas Pamitan

Arby Rahmat, CNN Indonesia | Minggu, 12/11/2017 22:33 WIB
Sukses Bawa Bhayangkara FC Juara, Evan Dimas Pamitan Sukses ikut mengantarkan Bhayangkara FC juara Liga 1, Evan Dimas pamitan dari klub tersebut. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Bekasi, CNN Indonesia -- Bhayangkara FC resmi dinobatkan sebagai raja Liga 1 musim ini. Upacara penobatan juara di Stadion Patriot Chandrabhaga itu sekaligus jadi acara pamitan gelandang andalan The Guardians, Evan Dimas, yang berperan penting membawa timnya meraih trofi.

Evan Dimas menyampaikan ucapan selamat tinggal kepada klubnya dalam sebuah konferensi pers usai pertandingan pada Minggu (12/10) malam.

Setelah kalah 1-2 dari Persija dalam laga terakhir Liga 1 musim ini, Evan mengabarkan dirinya tidak akan memperkuat The Guardians. Kendati begitu, gelandang berusia 22 tahun tersebut bangga Bhayangkara FC bisa juara musim ini.


“Saya bersyukur atas gelar ini, karena ini sangat langka bagi saya. Saya sangat sedih bakal berpisah dengan teman-teman karena tahun depan tidak bersama dengan teman-teman di Bhayangkara FC lagi. Intinya, perasaan saya sekarang senang dan sedih,” kata Evan kepada para awak media.

“Untuk musim depan saya tidak di Bhayangkara FC lagi, tapi saya belum bisa kasih tahu klubnya di mana. Empat tahun sama teman-teman di Bhayangkara FC membuat saya sedih,” katanya menambahkan.
Bhayangkara FC sukses menjadi juara Liga 1. (Bhayangkara FC sukses menjadi juara Liga 1. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Lebih lanjut, Evan juga tidak memberi tanda tentang klubnya musim depan berada di luar atau dalam negeri. Yang jelas, ia yakin klub berikutnya adalah yang terbaik untuk dia.

Kabarnya, Evan Dimas kemungkinan bakal merumput di Liga Super Malaysia musim depan. “Saya ingin cari suasana baru saja,” ucap Evan.
Bhayangkara FC kalah 1-2 dari Persija pada laga terakhir Liga 1. (Bhayangkara FC kalah 1-2 dari Persija pada laga terakhir Liga 1. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Sementara itu, pelatih Bhayangkara FC Simon McMenemy menghargai keputusan Evan. McMenemy berpendapat setiap pemain di timnya memberikan kontribusi yang sangat baik sepanjang musim Liga 1.

“Evan pemain yang jarang ada di Indonesia karena perggerakan dan kemampuannya di atas rata-rata.”

“Saya sedih lihat dia pergi, tapi dia pasti akan sukses karena dia akan berkembang lebih baik. Dia luar biasa dan Indonesia beruntung punya Evan Dimas,” ujar McMenemy. (bac)