Marcus/Kevin Jumpa Boe/Mogensen di Final China Open 2017

Nova Arifianto , CNN Indonesia | Minggu, 19/11/2017 05:33 WIB
Marcus/Kevin Jumpa Boe/Mogensen di Final China Open 2017 Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo melaju ke final China Open 2017. (Dok. PBSI)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ganda Putra Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen, menggagalkan terjadinya final sesama pebulutangkis Indonesia dalam kejuaraan China Open Super Series 2017 yang berlangsung di Haixia Olympic Sports Center, Fuzhou, China.

Dalam laga semifinal, Boe/Mogensen mengalahkan Mohammad Ahsan/Rian Agung Saputro 22-20 dan 21-12. Pasangan berperingkat 18 dunia itu mengakui tampil di bawah performa terbaik.

"Banyak yang harus dievaluasi dari kami berdua. Harus latihan lagi. Pertama memang mereka bagus mengontrol kami. Tapi yang paling mencolok adalah kami banyak melakukan kesalahan sendiri," terang Ahsan seperti dikutip dari rilis resmi PBSI.
Mathias Boe/Carsten Mogensen mengalahkan Mohammad Ahsan/Rian Agung Saputro pada semifinal China Open 2017.Mathias Boe/Carsten Mogensen mengalahkan Mohammad Ahsan/Rian Agung Saputro pada semifinal China Open 2017. (AFP PHOTO / GOH Chai Hin)
Boe/Mogensen akan menghadapi ganda putra nomor satu dunia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo yang berhasil mengandaskan harapan tuan rumah, Li Junhui/Liu Yuchen 21-14 dan 21-18.

Angka di papan skor menunjukkan kondisi di lapangan yang sebenarnya. Marcus dan Kevin mengakui gim pertama lebih mudah dilalui dibanding gim kedua.

"Awal-awal mereka belum panas banget, sementara kami sudah lebih siap. Jadi kami tekan duluan. Kami terus jaga poin jangan mati sendiri dan lebih fokus. Di gim kedua mereka mempercepat permainan dan ada tekanan sedikit dari mereka,” jelas Marcus.
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo akan jalani laga ketujuh menghadapi Boe/Mogensen.Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo akan jalani laga ketujuh menghadapi Boe/Mogensen. (Dok. PBSI)
"Kami hari ini bermain cukup baik. Mungkin lawan di bawah tekanan terus. Tapi di gim kedua lawan mulai jalan, sudah nggak segampang gim pertama,” timpal Kevin.

Pertandingan pamungkas antara Marcus/Kevin dan Boe/Mogensen menjadi final ideal karena keduanya merupakan pasangan peringkat satu dan dua dunia yang juga menjadi unggulan teratas dalam turnamen China Open 2017.

Dalam enam pertemuan sebelumnya, Boe/Mogensen berhasil menang empat kali dan dua sisanya menjadi milik Marcus/Kevin. Perjumpaan terakhir di semifinal Jepang Open (23/9), pebulutangkis pelatnas PBSI itu menang 21-15 dan 21-14. (nva)