Dipuji Pelatih Suriah, Andik Vermansah Tak Bangga

Titi Fajriyah , CNN Indonesia | Minggu, 19/11/2017 08:35 WIB
Dipuji Pelatih Suriah, Andik Vermansah Tak Bangga Andik Vermansah (kanan) mendapat pujian dari pelatih Timnas Suriah U-23, Hussein Afash. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Cikarang, CNN Indonesia -- Winger Timnas Indonesia, Andik Vermansah menjadi pemain yang mendapat pujian dari pelatih Suriah U-23 Hussein Afash usai laga uji coba di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (18/11).

Menurut Afash, Andik merupakan pemain yang amat rajin bergerak dan bisa pindah dari sisi kanan ke sisi kiri.

"Menurut saya pemain Indonesia yang bagus pada pertandingan malam hari ini itu nomor punggung 21 (Andik Vermansah). Dia punya kecepatan yang bagus," kata Afash pada sesi konferensi pers usai pertandingan.

Menanggapi hal itu, Andik mengucapkan terima kasih atas pujian yang diberikan kepadanya. Namun, ia merasa pujian itu terlalu berlebihan jika ditujukan kepadanya.
Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Timnas Suriah U-23. (Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Timnas Suriah U-23. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
"Menurut saya tadi saya belum bermain maksimal. Tadi mungkin saya kurang bagus. Tapi terima kasih banyak (atas pujiannya). Saya sangat salut dengan tekanan yang diberikan Suriah selama pertandingan," ujar Andik ketika dikonfirmasi terpisah.

Tidak maksimalnya performa mantan pemain Selangor FA itu lantaran waktu persiapan yang sangat pendek. Beda dengan pemain Timnas U-23, delapan pemain senior baru bergabung selama sehari dan hanya menjalani latihan sekali sebelum pertandingan.

"Persiapan sangat penting sekali. Kemarin kan sehari saja [persiapan]. Tapi itu bukan alasan meski memang perlu persiapan," jelasnya.
Andik Vermansah disebut pelatih Suriah U-23, Hussein Afash, sebagai pemain yang rajin bergerak. (Andik Vermansah disebut pelatih Suriah U-23, Hussein Afash, sebagai pemain yang rajin bergerak. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Timnas Inodnesia harus mengakui keunggulan Suriah U-23 usai kalah 0-1. Satu-satunya gol diciptakan Mouhamad Anez lewat tendangan keras ke pojok kiri gawang tanpa mampu diblok Andritany Ardhiyasa pada menit ke-84.

"Para pemain boleh lah alasan sedikit karena baru selesai Liga jadi kurang maksimal. Apalagi, saya sudah menjalani libur selama dua pekan."

"Sebenarnya bukan alasan karena kami harus profesional latihan sendiri, tapi kami tetap butuh waktu buat persiapan. Saya akui Suriah memang bagus apalagi bermain terus menekan," terangnya. (bac)