Marquez mengawali musim 2017 dengan buruk. Ia dua kali kecelakaan dan gagal finis pada lima seri awal, yaitu di GP Argentina dan GP Perancis.
Lihat juga:Menanti Rekor Gol Baru dari Ronaldo |
Secara total, Marquez mengalami 27 kecelakaan di seluruh sesi, mulai dari latihan bebas, kualifikasi, hingga perlombaan. Namun sejak terjatuh di GP Perancis, Marquez tak lagi mengalami gagal finis karena kecelakaan. Kegagalan finis di GP Inggris disebabkan oleh kerusakan mesin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kecelakaan yang terjadi karena saya benar-benar mendorong kecepatan motor hingga melebihi batasnya," kata Marquez seperti dikutip dari situs resmi MotoGP.
Marc Marquez sempat mengalami kesulitan di awal musim 2017. (Foto: AFP PHOTO / PIERRE-PHILIPPE MARCOU) |
Meski banyak mengalami kecelakaan, Marquez mengakui hal itu menolongnya untuk memahami kondisi sirkuit dengan baik dan pada akhirnya memenangi titel juara dunia.
"Sejumlah kecelakaan yang saya alami membantu saya untuk menyelesaikan perlombaan."
"Karena ketika saya terjatuh di latihan bebas, maka saya tahu tikungan tempat saya mesti berhati-hati dan coba menangani tikungan tersebut dengan cara yang berbeda (dibandingkan ketika saya terjatuh)," ujar Marquez.
Pebalap asal Spanyol ini juga tak lupa memuji kehadiran kru Tim Repsol Honda yang benar-benar memberikan bantuan terbaik baginya.
Lihat juga:Zidane Masih Percaya pada Benzema |
"Saya mengalami 27 kecelakaan dan tak pernah mendapatkan komentar kekecewaan dari tim mekanik."
"Mereka hanya berkata:'jangan khawatir, kami akan memperbaiki motor ini dan esok kamu akan bisa memacu motor ini lebih baik bila kamu ingin lakukan hal itu," kata Marquez. (ptr)
Marc Marquez sempat mengalami kesulitan di awal musim 2017. (Foto: AFP PHOTO / PIERRE-PHILIPPE MARCOU)