Liverpool tampil fantastis dan berhasil mengakhiri babak pertama dengan keunggulan 3-0 lewat dua gol Roberto Firmino dan Sadio Mane. Namun di babak kedua, Sevilla sukses mencetak tiga gol balasan sehingga 'The Reds'harus puas pulang dengan catatan satu poin.
"Penjelasannya sederhana, ada perbedaan di antara dua babak yang kami jalani. Sungguh babak pertama yang fantastis dan di babak kedua kami melakukan kesalahan karena tak bermain sepak bola (dengan baik)."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Liverpool menampilkan permainan yang berbeda di babak pertama dan kedua. (Foto: Reuters/Matthew Childs) |
Klopp mengakui Liverpool terlihat gugup ketika Sevilla mulai mencetak gol balasan di babak kedua.
"Kami juga punya kesempatan untuk mencetak gol lewat serangan balik namun tidak berhasil memanfaatkannya. Kami seolah 'membuka pintu' untuk mereka tanpa pernah menutupnya, jadi mereka bisa mencetak gol di menit-menit akhir," tutur Klopp.
Mantan pelatih Borussia Dortmund itu menilai tak seharusnya pemain Liverpool gugup oleh dukungan suporter tuan rumah.
Sevilla akhirnya bisa merayakan hasil seri di akhir pertandingan usai tertinggal tiga gol di babak pertama. (Foto: REUTERS/Jon Nazca) |
"Atmosfer di stadion benar-benar membantu mereka. Mereka mampu menunjukkan karakternya dan bangkit, namun seperti yang saya katakan, kami yang membiarkan mereka bangkit di lapangan dan itulah kesalahan utama kami," ucap Klopp. (ptr)
Liverpool menampilkan permainan yang berbeda di babak pertama dan kedua. (Foto: Reuters/Matthew Childs)
Sevilla akhirnya bisa merayakan hasil seri di akhir pertandingan usai tertinggal tiga gol di babak pertama. (Foto: REUTERS/Jon Nazca)