Indonesia Targetkan Satu Gelar di Final Super Series Dubai

Titi Fajriyah , CNN Indonesia | Jumat, 24/11/2017 02:30 WIB
Indonesia Targetkan Satu Gelar di Final Super Series Dubai Indonesia pasang target satu gelar di BWF Final Super Series 2017. (CNN Indonesia/Putra Permata Tegar Idaman)
Jakarta, CNN Indonesia -- Indonesia patok satu gelar juara di BWF Final Super Series 2017 di Dubai 13-17 Desember mendatang. Saat ini, Indonesia sudah memastikan tiga wakilnya. 

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PP PBSI Susy Susanti menjelaskan, tiga tiket sudah diberikan kepada Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, Praveen Jordan/Debby Suanto, dan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon.

"Nominasi yang mungkin masih punya peluang lolos ada enam orang, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi, Jonatan Christie, dan Anthony Ginting," kata Susy.

"Kepastiannya ditentukan di Hongkong Open yang sedang berlangsung saat ini. Kami berharap semakin banyak atlet-atlet kita yang lolos ke final Dubai akan semakin baik."

Tontowi Ahmad/Liliyana Natshir akan bertarung di BWF Final Super Series 2017.Tontowi Ahmad/Liliyana Natshir akan bertarung di BWF Final Super Series 2017. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
PBSI tidak mematok target berlebihan di BWF Final Super Series 2017 di Dubai. Namun, setidaknya satu gelar bisa dibawa pulang ke Indonesia.

"Setidaknya satu gelar karena kita tahu saat ini tidak ada satu negara yang mendominasi di setiap turnamen. Sehingga minimal satu (gelar). Dari mana? Semua sektor punya peluang dan tanggung jawab yang sama," ungkapnya.

Sementara itu, Tontowi/Liliyana kini tengah terus menjalani persiapannya menuju Dubai. Lewat usia dan pengalaman yang semakin matang, keputusan untuk tidak tampil di Hongkong terbilang tepat buat peraih medali Olimpiade 2016 Rio de Janeiro tersebut. 

"Keduanya adalah salah sayu andalan kita. Kami hatus lebih selektif dalam mempersiapkan keduanya. Karena kita membutuhkan Tontowi/Liliyana di event penting. Dan kami harap tidak dikirimnya mereka ke Hongkong bisa mendapatkan prestasi terbaik di Dubai," tandasnya. (jun)