Selain ingin menambah jam terbang internasionalnya, alasan lain kepindahan Ryuji adalah lantaran ia ingin membantu biaya pengobatan sang ayah yang sedang sakit. Sebab itu, ia membutuhkan dana yang cukup besar.
Direktur Utama Persija Jakarta Gede Widiade mengatakan, ia memahami betul kondisi Ryuji saat ini. Karena itu pula, ia merelakan untuk melepas Ryuji ke Thailand.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gede mengatakan, sudah dua pekan lalu Ryuji mengungkapkan keinginannya untuk pindah ke Thailand. Lantaran sudah mengetahui kondisi Ryuji, Gede pun mengizinkan dengan syarat gaji yang diterimanya di Thailand harus lebih besar dari Persija.
Ryuji Utomo pergi dari Persija ke klub Thailand PTT Rayong karena ingin membantu pengobatan ayahnya yang sakit keras. (ANTARA FOTO/Risky Andrianto) |
“Gaji pasti lebih tinggi di sana. Gajinya (Ryuji di PTT Rayong) 2,5 kali lipat dari Persija,” sebut Gede.
Namun, Persija masih akan menunggu kontrak Asri bersama Borneo yang habis akhir tahun ini.
"Setelah bertemu Nabil, yang bersangkutan menyerahkan pemainnya ke Persija. Saya ucapkan terima kasih. Saya pikir Asri sudah tidak dipergunakan di Borneo. Saya tidak melakukan transfer. Saya menunggu sampai kontrak Asri habis. Sudah deal," jelas Gede.
Ryuji Utomo pergi dari Persija ke klub Thailand PTT Rayong karena ingin membantu pengobatan ayahnya yang sakit keras. (ANTARA FOTO/Risky Andrianto)