Dalam laporannya ke APC Coordination Commission Meeting (Corcom) keempat di Dubai, Rabu (6/12), Presiden INAPGOC Raja Sapta Oktohari mendapat banyak masukan.
“APC fokus pada persiapan karena banyak tahap kemajuan yang terlambat. Tapi kami meyakinkan mereka bahwa semuanya akan kembali ke jalur sebenarnya karena kami telah mendapatkan komitmen penuh dari pemerintah,” kata Okto usai rapat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Presiden INAPGOC Raja Sapta Oktohari saat melakukan kunjungan renovasi venue untuk Asian Para Games 2018. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah) |
Sebab itu, peran serta APC dalam persiapan Asian Para Games (APG) 2018 sangat dibutuhkan.
“Segala bentuk masalah yang terjadi bukan untuk saling menyalahkan, tapi mencari solusi dari yang dihadapi,” ucap Okto.
INAPGOC membutuhkan asistensi dari APC dan akan melibatkan mereka supaya proses persiapan bisa lebih maksimal.
“Setelah ini bentuk komunikasi akan lebih intensif dengan mengadakan FGD (Forum Group Discussion) dengan nara sumber internasional dari APC dan IPC (International Paralympic Committee).”
“Setelah ini, mereka (APC) akan datang ke Indonesia setiap bulan untuk mengawal progres persiapan APG dan Presiden APC akan datang ke Indonesia untuk memberikan evaluasi,” ujarnya.
Okto memastikan sejauh ini komunikasi yang terjalin antara INAPGOC dan APC berjalan efektif. APC selalu memberikan masukan positif terhadap setiap laporan yang ada. (bac)
Presiden INAPGOC Raja Sapta Oktohari saat melakukan kunjungan renovasi venue untuk Asian Para Games 2018. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)