PSSI di bawah kendali Ketua Umum Edy Rahmayadi berupaya untuk mengurai masalah kualitas perangkat pertandingan. Dana sebesar Rp13 miliar bahkan sudah disiapkan untuk program pengembangan wasit nasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wasit di Indonesia kerap menjadi bulan-bulanan protes keras pemain dan ofisial. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
Seitz telah tiba di Jakarta pada akhir pekan lalu. Mantan wasit sepak bola wanita asal Amerika Serikat yang memiliki lisensi FIFA ini bahkan juga ikut hadir pada kegiatan penyambutan Presiden Jokowi, Sabtu (2/12) di lapangan C kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria mengatakan, dana dari FIFA sebesar Rp13 miliar akan digunakan untuk program reformasi perangkat pertandingan di Indonesia.
PSSI berharap bisa meningkatkan kualitas perangkat pertandingan. (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
"Saya mengapresiasi PSSI yang berkomitmen membenahi kinerja perangkat pertandingan. Saya melihat keseriusan dan semangat yang besar. Dari beberapa pertemuan, saya juga melihat antusias yang tinggi dari perangkat pertandingan untuk belajar. Ini sangat positif ," kata Seitz.
Saat ini, Indonesia sudah memiliki lima wasit yang berlisensi FIFA. Kelima wasit tersebut, yakni Thoriq Munir Alkatiri, Oki Dwi Putra, Mustafa Umarela, Yudi Nurcahya, dan Dwi Purba Adi Wicaksana. (jun)
Wasit di Indonesia kerap menjadi bulan-bulanan protes keras pemain dan ofisial. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
PSSI berharap bisa meningkatkan kualitas perangkat pertandingan. (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)