Maka dari itu, salah satu cara untuk merangsang bakat di posisi penyerang Timnas Indonesia adalah memberikan jam terbang kepada pemain muda.
“Pelatih harus berani memberikan [waktu bermain] pemain muda, karena memang sekarang jarang terlihat pemain seperti Kurniawan Dwi Yulianto dan Bambang Pamungkas."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Aji juga menyampaikan pendapatnya terhadap Timnas Indonesia asuhan Luis Milla yang juga sedang mempersiapkan diri untuk Asian Games 2018.
Aji Santoso mengatakan, para pelatih harus berani memberikan kesempatan bermain kepada para pemain muda. (CNN Indonesia/M. Arby Rahmat Putratama H) |
Sementara itu, Aji juga berharap pelatih sementara Timnas Indonesia U-19, Bima Sakti, bisa meracik pemain sebaik mungkin untuk mencapai hasil yang maksimal.
Bima Sakti diharapkan Aji mampu meracik skuat terbaik Timnas Indonesia U-19. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan) |
“Kita harus apresiasi dan mudah-mudahan bisa menjalankan tugas yang tidak ringan menurut saya. Yang jelas, perlu persiapan cukup panjang di Piala Asia U-19 karena lawannya tidak ringan,” kata Aji.
Bima ditunjuk menggantikan posisi Indra Sjafri yang sudah diputus kontrak pada 21 November lalu. Kegagalan pasukan Garuda Nusantara di Piala AFF 2017 dan kekalahan telak dari Malaysia serta Korea Selatan di kualifikasi Piala Asia U-19 jadi penyebab Indra didepak dari kursi pelatih.
Indra sendiri masih dilibatkan dalam pengelolaan Timnas Indonesia. Dia ditugaskan sebagai konseptor sekaligus pencari bakat skuat Timnas Indonesia U-19 yang diproyeksikan berlaga di Olimpiade 2024 dan Piala Dunia 2034. (bac/har)
Aji Santoso mengatakan, para pelatih harus berani memberikan kesempatan bermain kepada para pemain muda. (CNN Indonesia/M. Arby Rahmat Putratama H)
Bima Sakti diharapkan Aji mampu meracik skuat terbaik Timnas Indonesia U-19. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)