Kevin/Marcus mengawali langkahnya di Dubai dengan kemenangan mudah atas Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding. The Minions sukses mengandaskan wakil Denmark dengan skor 21-6 21-16 di fase Grup A.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kevin Sanjaya/Marcus Gideon sempat terseok-seok di fase Grup A BWF Super Series Finals 2017. (Dok. Humas PBSI) |
Di semifinal, Kevin/Marcus harus menghadapi sang juara Grup A Kamura/Sonoda. Pasangan jepang ini pernah mengalahkan Kevin/Marcus di fase grup.
Akan tetapi, Kevin/Marcus sukses membalas kekalahan mereka dengan permainan ketat tiga set. Sempat unggul mudah di gim pertama 21-10, Kevin/Marcus menyerah di gim kedua 18-21 sebelum akhirnya mengakhiri gim ketiga dengan skor 21-16.
Perjuangan keras The Minions akhirnya membawa mereka ke partai puncak untuk kali kesembilan di sepanjang 2017. Liu Cheng/Zhang Nan jadi lawan yang harus dihadapi.
Kevin Sanjaya/Marcus Gideon sukses meraih gelar tertinggi BWF Super Series Finals 2017. (AFP / GIUSEPPE CACACE) |
Kemenangan ini membuat Kevin/Marcus menciptakan rekor di ajang BWF Super Series. Mereka menjadi pasangan ganda putra pertama yang mampu mengoleksi tujuh gelar Super Series dalam satu kalender tahun sejak era Super Series dimulai pada 2007.
Kevin/Marcus juga melewati rekor gelar Super Series yang dimiliki pasangan ganda putra legendaris Indonesia lainnya, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, yang mengoleksi sembilan gelar Super Series. (jun)
Kevin Sanjaya/Marcus Gideon sempat terseok-seok di fase Grup A BWF Super Series Finals 2017. (Dok. Humas PBSI)
Kevin Sanjaya/Marcus Gideon sukses meraih gelar tertinggi BWF Super Series Finals 2017. (AFP / GIUSEPPE CACACE)