Seperti halnya 'King Smash' milik Liem Swie King, 'Si Bola Karet' milik Lius Pongoh, atau 'Red Devils' milik Manchester United, julukan 'Minions' sudah sah melekat pada sosok Kevin/Marcus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka cepat dan lincah sekali. Arah pukulan Kevin juga sulit ditebak," ucap Stephanie kepada CNNIndonesia.com.
"Julukan itu terucap begitu saja. Karena melihat mereka main di lapangan, seolah memantul kesana-kemari, seperti Minions di film 'Despicable Me'yang sering heboh loncat-loncat."
"Selain itu, bila dibandingkan dengan pemain ganda putra lainnya, ukuran Kevin/Marcus juga terbilang 'mini'," kata Stephanie.
Saat pertama kali menjuluki Kevin/Marcus dengan sebutan 'Minions', belum banyak respons yang didapat oleh Stephanie.
Stephanie Zen mulai memberi julukan 'Minions' pada tahun 2015. (Foto: Dok. Pribadi) |
"Di akhir 2015, penampilan mereka mulai menanjak dan mencapai puncaknya saat menang super series pertama kali di India 2016. Setelah itu mereka juga menang di Australia dan China pada tahun 2016," ujar wanita yang juga merupakan penulis novel ini.
Stephanie sendiri pernah bertemu langsung dengan Kevin/Marcus setelah ia memberikan julukan Minions pada ganda putra nomor satu dunia itu.
"Pernah waktu itu ketemu dan dikenalkan teman saya ke Kevin/Marcus bahwa saya yang memberikan julukan Minions. Namun saat itu Kevin/Marcus sedang buru-buru dan hanya mengucapkan salam.
Foto: AFP / GIUSEPPE CACACEKevin Sanjaya/Marcus Fernaldi Gideon mulai mencuri perhatian di akhir 2015. |
Stephanie Zen mulai memberi julukan 'Minions' pada tahun 2015. (Foto: Dok. Pribadi)
Foto: AFP / GIUSEPPE CACACE