Ya, anak angkat Ronaldo itu tetap mendapatkan uang saku per bulan selama 'sekolah' mengasah kemampuan bermain sepak bola.
"Uang saku saya tahun pertama Rp6 juta, yang tahun kedua kurang lebih Rp9 juta," ujar Martunis kepada CNNIndonesia.com.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Karier Martunis Layu karena Sifat Pemalu |
"[Kontrak tahun pertama] Juni 2015 hingga Juni 2016. Sedangkan [rencana] kontrak kedua saya di Sporting Lisbon itu Juni 2016 sampai Juni 2017," terang pemain 20 tahun tersebut.
Martunis kecil yang selamat dari tsunami Aceh 13 tahun silam. (AFP PHOTO / JEWEL SAMAD) |
Padahal, saat itu Sporting mewanti-wanti agar dirinya tidak menerima perekrutan klub lain. Manajemen klub itu, diakui Martunis, bahkan sempat menyampaikan kepadanya sejumlah klub seperti akademi California dan klub Qatar berminat memberikan kesempatan trial.
"Jadi ketika lolos seleksi akademi California, Sporting hanya ingin meminjamkan saya ke sana."
"Kalau saya bagus main di sana, Sporting akan rekrut balik. Tapi karena saya sudah tes polisi, saya batalkan semuanya," ujar Martunis.
Cristiano Ronaldo saat bertemu anak angkatnya, Martunis. (AFP PHOTO / SONNY TUMBELAKA) |
Martunis kecil yang selamat dari tsunami Aceh 13 tahun silam. (AFP PHOTO / JEWEL SAMAD)
Cristiano Ronaldo saat bertemu anak angkatnya, Martunis. (AFP PHOTO / SONNY TUMBELAKA)