Sriwijaya FC Belum Pasti Ikut Piala Presiden 2018
Titi Fajriyah | CNN Indonesia
Rabu, 27 Des 2017 15:15 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Manajemen Sriwijaya FC (SFC) menampik rumor yang menyebut pembatalan keikutsertaan timnya di Piala Presiden 2018. Ketidakjelasan teknis dan regulasi membuat skuat arahan Rahmad Darmawan belum mengambil sikap terkait hal tersebut.
Rencananya, Piala Presiden digelar mulai 6 Januari - 4 Februari 2018. Namun, sampai saat ini belum ada informasi lebih lanjut terkait kepastian di turnamen pramusim 2018 tersebut.
“Kapan kami bilang ikut? Kapan juga kami bilang batal ikut?” ucap Sekretaris Tim SFC, Ahmad Haris, kepada CNNIndonesia.com, Rabu (27/12).
“Sampai saat ini kami belum memastikan mau ikut atau tidak. Kami mau tahu dulu secara teknis jadwalnya [Piala Presiden] kapan, secara legal kami juga mau tahu dulu apa hak dan kewajiban, regulasinya bagaimana? Harus jelas dulu,” katanya menjelaskan.
Sejauh ini, Haris mengatakan, informasi yang didapat baru sekadar dimulainya gelaran Piala Presiden yang dijadwalkan antara pekan pertama atau pekan kedua Januari 2018. Selain itu juga baru pemberitahuan kota-kota yang akan jadi tuan rumah penyelenggaraanya.
SFC juga sudah menyiapkan jika keputusan akhir menyebut Laskar Wong Kito tidak ikut di Piala Presiden 2018.
“Kami sudah menyiapkan alternatif. Bisa kami ikut turnamen lain atau gelar TC (pemusatan latihan) di luar negeri atau bisa di luar Palembang,” jelas Haris.
“Nanti kami lihat dulu perkembangannya seperti apa sebelum mengambil keputusan. Kita lihat sampai setelah tahun baru (2018),” sebutnya. (bac/jun)
Rencananya, Piala Presiden digelar mulai 6 Januari - 4 Februari 2018. Namun, sampai saat ini belum ada informasi lebih lanjut terkait kepastian di turnamen pramusim 2018 tersebut.
Lihat juga:Martunis: Saya Bukan Dipecat Sporting Lisbon |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sriwijaya FC menampik rumor yang menyebut pihaknya batal ikut Piala Presiden 2017. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi) |
Sriwijaya FC menampik rumor yang menyebut pihaknya batal ikut Piala Presiden 2017. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)