Belum lama ini, Egy menjalani trial di salah satu klub Liga 1 Perancis. Ia mengaku sering kali salah posisi karena tidak mengerti instruksi pelatih yang menggunakan bahasa Perancis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemain jebolan SKO Ragunan, Jakarta, itu bertekad untuk kerja lebih keras demi memuluskan cita-citanya merumput di kompetisi Eropa.
Bahasa asing menjadi kendala lain untuk Egy. Ia memilih untuk diam ketika teman-temannya di ruang ganti berbicara menggunakan bahasa selain Inggris.
"Diam saja, kecuali diajak ngomong bahasa Inggris. Baru saya bicara," ucap Egy.
"Senang dan bangga. Sebenarnya tidak ada yang perlu dilebih-lebihkan. Memang orang Indonesia bisa bermain di Eropa. Hanya mental dan tahan lama saja," tutur Egy yang mengaku tidak masalah bermain di posisi apapun di Eropa. (jun/bac)