Hasil imbang 2-2 melawan Celta Vigo di Stadion Balaidos, Minggu (7/1), membuat Madrid tertahan di peringkat empat klasemen La Liga dengan koleksi 32 poin. Los Blancos tertinggal hingga 16 poin dari Barcelona yang di laga lainnya menang 3-0 atas Levante di Camp Nou.
Lihat juga:Jadwal Lengkap Suramadu Cup 2018 |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Real Madrid terakhir ditahan imbang Celta Vigo 2-2. (REUTERS/Miguel Vidal) |
Menyerah dalam perebutan gelar memang bukan jalan yang terbaik untuk Madrid dengan masih ada 21 pertandingan tersisa. Tidak ada kata menyerah dalam kamus Madrid. Hal itu tidak sejalan dengan nama dan sejarah besar klub yang bermarkas di Stadion Santiago Bernabeu tersebut. Tapi, pelatih Zinedine Zidane harus realistis.
Real Madrid harus menambah amunisi di lini belakang dan depan. (REUTERS/Miguel Vidal) |
Cristiano Ronaldo tampil tidak konsisten di paruh pertama musim ini, begitu juga Karim Benzema. Sementara Gareth Bale sering terganggu cedera meski ketika melawan Celta Vigo mampu mencetak dua gol. Madrid butuh amunisi baru di lini depan, pemain yang bisa memecah kebuntuan, seperti Antoine Griezmann yang belakangan sering dihubungkan berlabuh di Santiago Bernabeu.
Madrid juga bermasalah di lini belakang. Ketika melawan Celta Vigo, Sergio Ramos absen karena cedera betis dan Raphael Varane diduetkan dengan Nacho Fernandez. Hasilnya, dua gol yang dicetak Celta Vigo tercipta karena buruknya penampilan lini belakang.
Selain mendatangkan pemain baru, tugas yang tidak kalah pentingnya adalah, Zidane harus meningkatkan motivasi dan mental para pemain Madrid. Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan seperti kehilangan motivasi setelah merebut gelar kelima sepanjang 2017, yakni trofi Piala Dunia Antarklub. Jika tidak mampu membenahi sejumlah masalah itu, maka musim Madrid kali ini bisa berantakan. (ptr)
Real Madrid terakhir ditahan imbang Celta Vigo 2-2. (REUTERS/Miguel Vidal)
Real Madrid harus menambah amunisi di lini belakang dan depan. (REUTERS/Miguel Vidal)