Namun, Susy tetap berharap hasil yang didapat nantinya bisa melebihi target. Ia memperkirakan masing-masing atlet pastinya punya target pribadi untuk memberikan hasil terbaik sebagai tuan rumah.
Lihat juga:Bonek: Tanpa Andik, Persebaya Baik-Baik Saja |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabid Binpres PBSI, Susy Susanti mengatakan, Indonesia hanya menargetkan satu gelar juara di Indonesia Masters 2018. (Dok. PBSI) |
Untuk menuju Olimpiade, berbagai turnamen jadi acuan perkembangan penampilan para atlet, termasuk di Indonesia Masters 2018. Oleh karena itu, peraih medali emas tunggal putri Olimpiade 1992 itu berharap, sektor lain bisa tampil sebagai juara.
“Peluang juara kami harapkan dari semua sektor. Mungkin ganda putra, ganda campuran yang memang secara peluang lebih besar. Dari segi ranking juga mereka kan berada di atas,” harapnya.
Selain itu, Susy juga berharap konsistensi di nomor ganda putri supaya bisa naik peringkat. Begitu juga dari sektor tunggal putra yang disebut juga sudah mulai menunjukkan peningkatan.
“Kami harapkan ada peningkatan dulu di tunggal putri. Indonesia Masters itu kan kelasnya superseries. Kami juga tidak muluk-muluk, paling tidak bisa tembus delapan besar, baru naik ke semifinal. Jadi semua harus berproses,” tandasnya. (bac)
Kabid Binpres PBSI, Susy Susanti mengatakan, Indonesia hanya menargetkan satu gelar juara di Indonesia Masters 2018. (Dok. PBSI)