Dilansir dari Reuters, puluhan ribu warga Liberia tampak begitu antusias menyaksikan upacara pelantikan dan mendengar pidato pertama Weah. Pasalnya, ini merupakan sejarah pertama bagi negara tersebut dipimpin oleh mantan pesepakbola termasyhur.
Bahkan, untuk kali pertama pula di dunia, eks pesepakbola terpilih sebagai presiden suatu negara dengan mekanisme demokratis, yakni pemilihan presiden secara langsung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
George Weah didampingin Presiden ke-24 Liberia, Ellen Johnson Sirleaf, dilantik menjadi Presiden ke-25. (REUTERS/Thierry Gouegnon) |
“Ini akan jadi tugas saya memimpin negara ini dari perpecahan menuju persatuan. Saya tidak akan membiaran kalian kecewa,” ujar pria 51 tahun tersebut.
Liberia memang pernah mengalami perang saudara pada 1980-an hingga 1990-an dengan pertikaian yang sangat brutal di negara tersebut.
Pada 2000-an, Johnson Sirleaf berjasa meredakan konflik di negaranya hingga dinobatkan sebagai Presiden ke-24 Liberia melalui mekanisme demokratis yang damai dalam sejarah negara itu. Namun, ia dianggap gagal mengatasi korupsi di antara para elite politik negara itu.
Lihat juga:Bonek: Tanpa Andik, Persebaya Baik-Baik Saja |
Mantan pemain Chelsea itu memenangkan 61,5 persen dari 98,1 persen surat suara yang dihitung. Sementara itu, pesaingnya, Joseph Boakai hanya mengantongi 38,5 persen suara. (bac)
George Weah didampingin Presiden ke-24 Liberia, Ellen Johnson Sirleaf, dilantik menjadi Presiden ke-25. (REUTERS/Thierry Gouegnon)