Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (Kabid Binpres PP PBSI) Susy Susanti meminta para pemain untuk berani berjuang sekalipun lawan yang bakal dihadapi adalah seorang juara dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Indonesia masih akan mengandalkan Fitriani, Hanna Ramadini, Gregoria Mariska dan Ruselli Hartawan di sektor tunggal. Di sektor ganda, pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu berpeluang besar untuk diturunkan dan menyumbang angka buat Indonesia.
Sektor ganda Indonesia harus memanfaatkan komposisi tim China yang tak turun dengan kekuatan penuh. (Foto: dok. PBSI) |
Susy memastikan pemain yang bakal diturunkan saat menghadapi China adalah yang terbaik. Penentuan pemain nantinya juga sudah memperhitungkan head to head maupun peluang tiap pemain.
"Untuk tunggal putri, ketiga pemain punya kesempatan untuk menyumbang angka, asalkan mereka main maksimal. Yang penting anak-anak mainnya bukan cuma lepas, tapi harus semangat dan siap capek," kata Susy.
Lihat juga:Memuja Greysia, Memuji Polii |
Tim Putri Indonesia dijadwalkan bertemu dengan China di Stadium Sultan Abdul Halim, Alor Setar, Kamis (8/2) pukul 08.00 WIB. (ptr/ptr)
Sektor ganda Indonesia harus memanfaatkan komposisi tim China yang tak turun dengan kekuatan penuh. (Foto: dok. PBSI)