The Toffees meraih tiga poin berkat gol yang dicetak Gylfi Sigurdsson pada menit ke-46, Baye Niasse menit ke-51, dan Tom Davies menit ke-75.
Sedangkan Palace hanya bisa memperkecil kedudukan menjadi 1-3 melalui gol penalti Luka Milivojevic pada menit ke-83.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padahal, Wayne Rooney dan kawan-kawan mampu mendominasi permainan dengan penguasan bola mencapai 63 persen berbanding 37 persen dengan milik Palace di babak pertama.
Theo Walcott gagal mencetak gol pada laga melawan Crystal Palace di Goodison Park. (REUTERS/Peter Powell) |
Di babak kedua manajer Everton, Sam Allardyce, melakukan pergantian pemain, Seamus Coleman ditarik keluar dan memasukkan Jonjoe Kenny.
Unggul lebih dahulu membuat The Toffees makin percaya diri untuk mengontrol pertandingan. Tekanan terus diberikan tuan rumah kepada Palace.
Kendati demikian, Palace tidak tinggal diam. Pasukan Roy Hodgson itu juga mampu memberikan perlawanan kepada Everton.
Everton memenangi pertandingan karena sukses menguasai jalannya permainan. (REUTERS/Peter Powell) |
Everton pun makin di atas angin setelah gelandang sayap Tom Davies memperlebar jarak menjadi 3-0 menit ke-75.
Palace akhirnya bisa memperkecil ketinggalan menjadi 1-3 melalui tendangan penalti Luka Milivojevic pada menit ke-83 setelah bola mengenai tangan Ashley William di kotak terlarang. Skor akhir 3-1 untuk kemenangan Everton.
Lihat juga:Tottenham Hotspur Kalahkan Arsenal 1-0 |
Susunan Pemain
Everton: Jordan Pickford; Seamus Coleman (Jonjoe Kenny 46), Michael Kane, Eliaquim Mangala (Ashley Williams 45), Cuco Martina; Tom Davies, Idrissa Gueye (Morgan Schneiderlin 80), Wayne Rooney; Theo Walcott, Baye Niasse, Gylfi Sigurdsson
Crystal Palace: Wayne Hennessey; Joel Ward, Timothy Fosu-Mensah, James tomkins, Patrick van Aanholt; Andros Townsend, Yohan Cabaye, Luka Milivojevic, James McArthur; Alexander Soerloth, Christian Benteke (sry)
Theo Walcott gagal mencetak gol pada laga melawan Crystal Palace di Goodison Park. (REUTERS/Peter Powell)
Everton memenangi pertandingan karena sukses menguasai jalannya permainan. (REUTERS/Peter Powell)