Di babak pertama, Sriwijaya FC dan Bali United bermain sama kuat, 0-0. Permainan kedua tim di paruh pertama relatif seimbang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada menit ke-40, Stefano Lilipaly berhasil lolos dari jebakan offside setelah menerima umpan lambung Demerson Bruno. Namun, adangan Hamka Hamzah membuat Lilipaly gagal melakukan penyelesaian akhir yang berarti.
Pertahanan Bali United sangat solid dan sulit ditembus Sriwijaya FC pada leg pertama semifinal Piala Presiden 2018. (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana) |
Pertengan babak kedua, Sriwijaya FC memiliki kesempatan mencetak gol melalui tendangan voli Makan Konate dari luar kotak penalti, tapi masih bisa ditepis kiper Wawan.
Menit ke-77 sundulan Dhalilov melayang tipis di atas gawang Bali United setelah menerima assist dari Esteban Viscarra.
Setelah water break, kiper Bali United, Wawan Hendrawan merasa terganggung dengan pencahayaan di Stadion Jakabaring. (ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/pd/18) |
Beberapa menit setelah water break babak kedua pertandingan dihentikan. Pengawas pertandingan memanggil kedua pelatih, Rahmad Darmawan (Sriwijaya FC) dan Widodo C. Putro (Bali United) untuk berkoordinasi mengenai masalah pencahayaan di sebagian sisi Stadion Jakabaring yang sempat mati.
Laga dihentikan setelah ada komplain dari kiper Bali United, Wawan mengenai pencahayaan stadion yang mengganggu pandangannya dalam menjaga gawang timnya.
Lihat juga:Andik Vermansah Datang, Kedah FA Menang |
Susunan Pemain
Sriwijaya FC: Teja Pakualam; Marckho Merauje, Hamka Hamzah, Mahammadou N'Diaye, Alfin Tuasalamony; Syahrian Abimanyu, Zulfiandi, Adam Alis; Makan Konate, Beto Goncalves, Manuchekhr Dzhalilov.
Bali United: Wawan Hendrawan; Made Andhika, Ahn Byung-keon, Demerson Bruno, Ricky Fajrin; Ahmad Agung, Muhammad Taufiq, Fadhil Sausu; Stefano Lilipaly, Ilija Spasojevic, Nick van Der Velden.
Pertahanan Bali United sangat solid dan sulit ditembus Sriwijaya FC pada leg pertama semifinal Piala Presiden 2018. (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)
Setelah water break, kiper Bali United, Wawan Hendrawan merasa terganggung dengan pencahayaan di Stadion Jakabaring. (ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/pd/18)