Nyawa Tim Indonesia ada di ujung tanduk saat Lee Dong Keun mendapat match point pada angka 20-14 di gim ketiga pada laga kelima melawan Firman. Lee Dong Keun hanya butuh satu poin lagi untuk membuat Korea Selatan lolos ke partai puncak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang saya lihat , Lee Dong Keun justru mengubah gaya main saat sudah unggul 20-14. Ia jadi tak sabar untuk menyelesaikan pertandingan, hal inilah yang dimanfaatkan Firman," ujar Hendry kepada CNNIndonesia.com.
Keberhasilan Indonesia jadi juara Kejuaraan Beregu Asia tak lepas dari keajaiban yang diciptakan Firman Abdul Kholik di babak semifinal. (Foto: dok. PBSI) |
"Bila saya beri perubahan taktik, tentu tak akan bisa berjalan di kondisi tersebut, malah yang ada makin membuatnya tertekan. Saya hanya memintanya untuk tampil nothing to lose."
"Saat perlahan Firman dapat poin hingga akhirnya deuce, saya tetap tak memberikan instruksi khusus soal strategi," tutur Hendry.
Keberhasilan Firman selamat dari enam match point membuat Firman jadi salah satu bintang Tim Indonesia di Kejuaraan Beregu Asia. Hendry sendiri memilih untuk tidak memberikan pujian berlebihan pada Firman.
"Laga kemarin itu seperti mukjizat, akan sulit terulang bila terjadi dua kali," ucap Hendry. (ptr/ptr/bac)
Keberhasilan Indonesia jadi juara Kejuaraan Beregu Asia tak lepas dari keajaiban yang diciptakan Firman Abdul Kholik di babak semifinal. (Foto: dok. PBSI)