Zanetti: Peluang Pemain Indonesia ke Inter Terbuka Lebar

Titi Fajriyah, CNN Indonesia | Rabu, 14/02/2018 17:36 WIB
Zanetti: Peluang Pemain Indonesia ke Inter Terbuka Lebar Javier Zanetti mengatakan masih ada peluang bagi talenta-talenta Indonesia ke Inter Milan. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)
Jakarta, CNN Indonesia -- Legenda Inter Milan, Javier Zanetti, membuka kesempatan lebar-lebar bagi talenta Indonesia untuk gabung skuat La Beneamata. Namun, ia tak memungkiri bahwa ada proses panjang untuk mewujudkan cita-cita tersebut.

Pembinaan sepak bola sejak usia dini menjadi salah satu syarat untuk merealisasikan mimpi pemain menuju jenjang internasional.

"Peluang itu sangat terbuka lebar [gabung Inter Milan]. Yang terpenting peserta akademi bisa menguasai berbagai aspek yang diperlukan untuk bermain di kancah dunia. Hal itu akan jadi prestasi tersendiri untuk Indonesia," kata Zanetti di Jakarta, Rabu (14/2).
Inter Milan bekerja sama dengan Persib Bandung untuk mendirikan Inter Academy Indonesia.Inter Milan bekerja sama dengan Persib Bandung untuk mendirikan Inter Academy Indonesia. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)
Agenda utama Zanetti ke Indonesia adalah meresmikan Inter Academy Indonesia yang merupakan kerja sama antara Inter Milan dan Persib Bandung. Kurikulum akademi ini tak hanya terfokus kepada teknik, melainkan pendidikan etika dan karakter sebagai pemain profesional.


"Kami bisa membantu membangun sepak bola Indonesia bekerja sama dengan Persib. Para pelatih kami akan membagi pengetahuannya dengan pelatih lokal di akademi soal aturan sepak bola internasional," ucap Zanetti.

"Kami akan berbagi metode latihan. Ini jadi langkah penting ke depan untuk membangun sepak bola di Indonesia. Apalagi negara ini (Indonesia) memiliki pengikut Nerazzurri yang sangat bergairah," ucap pria Argentina 44 tahun itu.
Javier Zanetti foto bersama dengan penggemar Inter Milan di Indonesia.Javier Zanetti foto bersama dengan penggemar Inter Milan di Indonesia. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)
Presiden Inter Milan Erick Thohir menegaskan, Inter Academy Indonesia tidak hanya fokus melatih teknik semata. Setiap pemain dibekali pendidikan karakter dan etika pemain menuju pentas internasional.

"Jangan saat sudah merasa mampu foya-foya tapi prestasinya turun. Ini kenapa Inter Milan juga mendidik soal etika, tidak hanya main bola. Ini juga bagian dari kontribusi untuk mengembangkan sepak bola Indonesia," tutur Erick Thohir.

Inter Milan sudah memboyong dua pelatih akademinya, Andrea Ratti dan Claudio Brambilla, untuk membagikan ilmu dan pengalamannya kepada pemain serta pelatih lokal yang ada di Indonesia. (jun/bac)