Menurut catatan statistik Squawka, Chelsea yang hanya menguasai bola sebanyak 27 persen mencetak 11 tembakan. Sedangkan Barcelona yang memiliki 73 persen possesion hanya melepaskan tujuh tembakan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya merasa sedikit sedih dengan hasil yang diraih. Saya pikir kami pantas menang. Mereka lebih banyak menguasai bola tapi kami lebih banyak menciptakan peluang berbahaya," ujar pemain asal Brasil itu.
Chelsea mencetak lebih banyak peluang dibanding Barcelona dalam leg pertama perdelapan final Liga Champions 2017/2018. (Reuters/Andrew Boyers) |
"Saya bangga dengan perjuangan para pemain saya. Mereka mengikuti apa yang saya persiapkan. Tapi sayang sekali, malam ini kami kurang beruntung," terang Conte.
"Saya pikir saat Anda menjalani pertandingan, Anda harus memiliki rencana dan menghormati karakteristik lawan. Rencana kami sangat bagus. Para pemain berusaha luar biasa, kita berbicara tentang skor 1-1 dan mungkikn kami pantas mendapat hasil yang lebih baik," sambung mantan pelatih Juventus dan timnas Italia itu.
"Kami hampir meraih hasil yang sempurna. Satu kesalahan dan kita tahu betul ketika ada kesalahan menghadapi Barcelona dan pemain seperti Messi, Suarez dan Iniesta akan menghukum Anda," ucap Conte. (nva)
Chelsea mencetak lebih banyak peluang dibanding Barcelona dalam leg pertama perdelapan final Liga Champions 2017/2018. (Reuters/Andrew Boyers)