Menurut laporan koran digital El Confidencial, kedua klub itu termasuk ke dalam daftar dari 51 laga di level kompetisi Segunda B, Tercera Division, dan Copa Federacion yang tengah diinvestigasi karena pengaturan skor oleh rumah judi di Asia.
Lihat juga:Jadwal Lengkap Piala Gubernur Kaltim 2018 |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Twitter]
Cheik Saad, yang saat itu merupakan pemain Eldense mengatakan, bahwa empat rekan setimnya terlibat dan mengatakan Barcelona B tidak ada hubungannya dengan hasil tersebut.
Jonan Garcia (depan) mantan pemain Athletic Bilbao yang ditangkap karena dugaan pengaturan pertandingan. (REUTERS/Desmond Boylan) |
El Confidencial juga menyebut, pertandingan-pertandingan itu mengarah kepada beberapa pemain. Dua mantan pesepakbola diduga memiliki hubungan dengan dengan para pemain aktif untuk mengendalikan hasil laga sesuai dengan keinginan pengatur skor.
Salah satu pemimpin pengaturan skor yang diamankan adalah Jonan Garcia, mantan pemain Athletic Bilbao, yang menurut sumber yang diklaim membayar ofisial pertandingan. (bac)
Jonan Garcia (depan) mantan pemain Athletic Bilbao yang ditangkap karena dugaan pengaturan pertandingan. (REUTERS/Desmond Boylan)