Menpora tiba di RSUD Soreang pukul 18.30 WIB. Imam membesuk Dewi selama hampir setengah jam. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bandung dan semua tim dokter yang sudah merawat Dewi.
Lihat juga:VIDEO: Mari Mengenal Olahraga Bola Tangan |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Imam sangat optimistis Dewi dapat segera kembali ke pelatnas. Ia mengatakan masih ada waktu untuk Dewi melakukan penyesuain diri setelah pulang dari rumah sakit.
Dewi yang tengah diperban dalam penanganan perawat RSUD Soreang pada Selasa (27/2). (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama) |
Berdasarkan pengamatan CNNIndonesia.com, Dewi terlihat gembira dikunjungi Menpora. Ia sama sekali tidak menunjukkan rasa sakit yang dia derita. Bahkan, Dewi dan Menpora bercanda tentang musibah sengatan listrik tersebut.
Dewi Yuliawati bersama La Memo sedang mengatur perahu yang akan digunakan di Olimpiade Rio De Janeiro 2016. (Dok. CdM Indonesia) |
"Sekarang nyetrum tidak, Pak?" balas Dewi.
Sementara itu Dokter bedah RSUD Soreang yang menangani Dewi, Dik Adi Nugraha, mengabarkan kondisi terkini Dewi cukup baik. Perkembangannya juga cukup pesat.
"Sesuai target dari KONI juga, mudah-mudahan Mei sudah bisa ikut TC [training camp/pemusatan latihan]. Saya pikir sih bisa, insya Allah. Luka kemarin juga transfer kulitnya cukup baik. Setelah kami ganti juga [kulit luka bakar] sejauh ini tidak ada infeksi," ujar Adi.
"Berita baiknya, luka Dewi hanya sampai bagian lemak. Tidak sampai ke otot. Kami punya alat di sini untuk mengukur masa otot. Setelah kejadian kami periksa, masa ototnya masih normal," tuturnya kembali.
(bac)
Dewi yang tengah diperban dalam penanganan perawat RSUD Soreang pada Selasa (27/2). (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama)
Dewi Yuliawati bersama La Memo sedang mengatur perahu yang akan digunakan di Olimpiade Rio De Janeiro 2016. (Dok. CdM Indonesia)