Konser 100 Hari Menuju Piala Dunia ini dimeriahkan oleh artis-artis top mulai dari Slank, Ari Lasso, Armada, Cita Citata, hingga Via Vallen. Sejumlah lagu-lagu yang sudah akrab di telinga publik pun mengudara mulai dari Mars Slankers, Pergi Pagi Pulang Pagi, Sakitnya Tuh Di Sini, hingga Sayang, memeriahkan acara tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain menyaksikan lewat layar kaca, program nonton bersama di sejumlah lini usaha CT Corp, seperti Transmart, Trans Studio, Wendys, dan Baskin Robins.
CEO CT Corp Chairul Tanjung saat diwawancarai oleh Deddy Corbuzier di atas panggung konser 100 hari jelang Piala Dunia. |
Untuk bisa menjadi official broadcaster, Transmedia melalui sejumlah tahapan sebelum akhirnya terpilih.
"Prosesnya ada tender, bidding contest, alhamdulillah ini rejeki kita."
"Kita tahu bahwa tiap final Piala Dunia pasti semua orang menunggu di depan televisi. Mau televisinya cenderung komedi atau lebih rileks, semua orang pasti ingin menonton final Piala Dunia," tutur Chairul.
Salah satu aksi yang menarik dalam konser 100 hari jelang Piala Dunia ini adalah ketika Deddy Corbuzier menunjukkan aksi meloloskan diri. Deddy Corbuzier dikurung dalam kotak dengan kondisi tangan terborgol.
Darius Sinathrya dan Donna Agnesia hadir di acara konser 100 hari jelang Piala Dunia. (Foto: CNN Indonesia/Artho Viando) |
CEO CT Corp Chairul Tanjung saat diwawancarai oleh Deddy Corbuzier di atas panggung konser 100 hari jelang Piala Dunia.
Darius Sinathrya dan Donna Agnesia hadir di acara konser 100 hari jelang Piala Dunia. (Foto: CNN Indonesia/Artho Viando)