Menghadapi Liverpool yang punya lini serang mematikan di Stadion Old Trafford, Sabtu (10/3), Mourinho memutuskan memainkan pola 4-2-3-1 dengan menempatkan duet Scott McTominay dan Nemanja Matic sebagai gelandang jangkar. Duet ini yang kemudian terbukti sukses mengganggu distribusi bola dari lini tengah Liverpool.
Lihat juga:Manchester United Kalahkan Liverpool 2-1 |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah yang merupakan mesin gol Liverpool tak pernah lepas dari penjagaan Ashley Young. Pemain Manchester United bernomor punggung 18 yang biasanya ikut membantu serangan ini lebih difokuskan untuk menjaga benteng pertahanan Manchester United.
Gol pertama Manchester United lahir dari kejeniusan Marcus Rashford. (Foto: Reuters/Jason Cairnduff) |
Pada proses gol pertama, Dejan Lovren menempel Lukaku namun tak ikut melakukan duel sundulan di udara. Bola lalu bergulir ke arah Rashford di sisi kanan. Gol pertama Manchester United jelas lahir dari kejeniusan Rashford.
Baca Juga: Dikabarkan Meninggal, Rudy Hartono Sibuk Main Golf
Pemain belia ini memutuskan mengontrol bola sehingga Trent Alexander-Arnold terkecoh dan menyisakan ruang tembak yang lebar untuk Rashford. Rashford lalu melepaskan tembakan ke tiang jauh yang tak mampu dijangkau oleh Karius.
Gol cepat Rashford di menit ke-14 ini yang mengangkat mental pemain-pemain Manchester United untuk percaya diri pada strategi racikan Mourinho di laga ini.
Sepuluh menit berselang, kesalahan koordinasi lini belakang Liverpool berbuah gol kedua. Alexander-Arnold yang memutuskan untuk melepas Rashford dan ikut berebut bola di muka gawang gagal mendapatkan bola.
Ruang gerak lini depan Liverpool berhasil dimatikan oleh Manchester United. (Foto: Reuters/Jason Cairnduff) |
Keunggulan dua gol seolah jadi 'izin resmi' bagi Mourinho untuk menampilkan permainan yang lebih defensif dibandingkan di awal laga.
Mourinho benar-benar bisa menciptakan formasi di lini pertahanan yang memutus ruang gerak trio Liverpool. Nyaris tak ada kerja sama yang membahayakan antara Salah-Firmino-Mane di sepanjang laga. Liverpool lebih banyak melakukan tembakan dibandingkan Manchester United, namun tembakan Liverpool lebih banyak melebar dari sasaran.
Jose Mourinho memutuskan memasukkan Marouane Fellaini usai Liverpool cetak gol balasan. (Foto: REUTERS/Andrew Yates) |
Ramuan Jose Mourinho untuk mematikan trio serangan Liverpool terbukti manjur untuk laga ini. Indikasi paling kuat dari sukses ini adalah Manchester United tak butuh penyelamatan-penyelamatan gemilang David de Gea untuk menang. (har)
Gol pertama Manchester United lahir dari kejeniusan Marcus Rashford. (Foto: Reuters/Jason Cairnduff)
Ruang gerak lini depan Liverpool berhasil dimatikan oleh Manchester United. (Foto: Reuters/Jason Cairnduff)
Jose Mourinho memutuskan memasukkan Marouane Fellaini usai Liverpool cetak gol balasan. (Foto: REUTERS/Andrew Yates)