Saat ini, Persebaya masih mengandalkan dua pemain lokal yang bertugas menjadi bomber buat tim berjuluk Green Force itu, yakni Ricky Kayame dan Rishadi Fauzi. Keduanya juga memiliki peran penting dalam proses promosi Persebaya dari Liga 2 ke Liga 1 2018.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya butuh yang seperti Marko Simic. Biar gampang cetak gol dengan postur badan besar," tuturnya menambahkan.
"Di timnas belum ada instruksi dan harus bilang ke coach Milla. Kalau di Persebaya terserah saya, saya yang minta sama pemain sayap lainnya untuk berpindah posisi," kata Irfan.
Irfan Jaya menyebut sosok striker macam Marko Simic adalah yang dibutuhkan oleh Persebaya. (Foto: CNN Indonesia/Andry Novelino) |
Irfan menyebut Luis Milla pernah memberikan arahan secara langsung kepada dirinya. Itu merupakan bagian dari pendekatan secara personal yang dilakukan Luis Milla kepada anak asuhnya.
"(Cara ambil hati Luis Milla) dengan memberikan yang terbaik saat latihan, mendengarkan apa yang dia mau. Apa yang dia instruksikan sama saya harus dilakukan," ungkapnya.
"Saya lihat persaingan lebih berat karena bersaing dengan pemain-pemain yang sudah lama di timnas. Saya berusaha menampilkan yang terbaik saat latihan untuk bisa bersaing di posisi saya," ujarnya. (ptr)
Irfan Jaya menyebut sosok striker macam Marko Simic adalah yang dibutuhkan oleh Persebaya. (Foto: CNN Indonesia/Andry Novelino)