Pelatih Kepala Ganda Putra PBSI Herry Iman Pierngadi mengakui Kevin/Marcus tidak dalam kondisi 100 persen sebelum bertolak ke Inggris. Keduanya sempat mengalami cedera.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kondisi [cedera] ini membuat Kevin/Marcus menyiasati dengan sedikit mengubah cara dan pola main," kata Herry seperti dilansir laman PBSI.
Kevin/Marcus berhasil mempertahankan gelar All England. (AFP PHOTO / Paul ELLIS) |
Duel Kevin/Marcus lawan Boe/Mogensen berlangsung sengit dan dipenuhi adu reli. Setelah melakukan pertarungan yang ketat selama 42 menit, Kevin/Marcus akhirnya menang 21-18, 21-17.
Herry menilai, semangat bertarung Kevin/Marcus menjadi kunci kemenangan atas musuh bebuyutannya, Boe/Mogensen.
"Kerja keras, komitmen, trust antara pemain dan pelatih itu penting, kerjasama dua sisi dari pemain dan pelatih. Secara teknis, kita diskusi terus, ngomong terus, karena ini penting," tutur Herry. (nva)
Kevin/Marcus berhasil mempertahankan gelar All England. (AFP PHOTO / Paul ELLIS)