Di antara lima rookie yang tampil, pebalap keturunan Italia dan Brasil itu meraih tempat tertinggi. Pebalap Estrella Galicia 0,0 Marc VDS tersebut berada di depan Hafizh Syahrin, Thomas Luthi, Takaaki Nakagami, dan Xavier Simeon.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Senang melihatnya di dalam balapan dan saya memiliki kesempatan bersaing dengannya dalam beberapa putaran sebelum dia keluar. Saya punya kesempatan belajar dan melihat kelebihannya dan kelebihan saya," lanjutnya.
Franco Morbidelli (kanan) merasakan debut di balapan MotoGP pada Minggu (18/3) di Sirkuit Losail, Qatar. (AFP PHOTO / MOHD RASFAN) |
Tidak ada target yang dilontarkan Morbidelli untuk balapan selanjutnya yang akan berlangsung di Argentina. Namun pebalap 23 tahun itu berharap dapat meraih hasil yang lebih baik pada balapan selanjutnya dengan bekal pelajaran dan pengalaman dari Sirkuit Losail.
"Saya senang ketika kondisi ban mulai menurun karena saya tergelincir ke sisi luar lintasan, memang itu bukan hal yang baik. Tapi saya senang dan saya ternyata tidak terlalu cepat di akhir-akhir balapan karena sepertinya saya memaksakan diri di tengah balapan sehingga membakar energi sekaligus ban," tambah pebalap yang mengendarai motor Honda RC213V 2017 itu. (nva)
Franco Morbidelli (kanan) merasakan debut di balapan MotoGP pada Minggu (18/3) di Sirkuit Losail, Qatar. (AFP PHOTO / MOHD RASFAN)