Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Esprit Arena tersebut kedua kiper dari kedua kesebelasan bergantian melakukan aksi penyelamatan. David de Gea dan Marc Andre ter Stegen harus fokus selama 90 menit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bolanya seharusnya lebih baik lagi. Bolanya cepat sekali bergerak. Tapi saya pikir kami harus beradaptasi dan berusaha untuk menyesuaikan diri sebelum Piala Dunia dimulai. Kami tidak punya pilihan lain," kata Ter Stegen.
Marc Andre Ter Stegen kesulitan menjinakkan bola Telstar 18 yang akan digunakan di Piala Dunia 2018. (REUTERS/Wolfgang Rattay) |
"Saya berani bertaruh Anda akan melihat setidaknya 35 gol jarak jauh [di Rusia], karena tidak mungkin untuk menjangkaunya. Dan bola itu dilapisi plastik yang membuatnya susah dipegang," ujar Reina.
"Penjaga gawang akan bermasalah dengan bola ini. Mereka harus menggantinya, masih ada waktu," sambung mantan kiper Liverpool itu.
Telstar 18 merupakan pengembangan terkini dari produsen peralatan olahraga asal Jerman. Nama Telstar mengacu kepada bola yang digunakan untuk Piala Dunia 1970 dan 1974.
Berbeda dengan generasi awal yang hanya berwarna hitam dan putih, Telstar 18 memiliki corak hitam dan putih serta gradasi abu-abu dengan corak kotak-kotak kecil.
Lihat juga:Bali United Susah Payah Kalahkan PSMS |
Setelah itu setiap bola untuk Piala Dunia hampir selalu mendapat protes dari pelaku sepak bola. Salah satu bola yang mendapat banyak kritik adalah Jabulani yang digunakan di Piala Dunia 2010. (nva)
Marc Andre Ter Stegen kesulitan menjinakkan bola Telstar 18 yang akan digunakan di Piala Dunia 2018. (REUTERS/Wolfgang Rattay)