Saat ini Indriyanto atau yang dikenal dengan sebutan Mister Cepek, aktif sebagai pelatih di Sekolah Sepak Bola [SSB] Kabomania. Ia berharap tahun depan bisa turut berpartisipasi dalam Liga 1.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi Indriyanto melatih SSB seperti mengingat momen awal karier bermain sepak bola. Sebagai pelatih, pria 41 tahun itu mengaku gembira bisa mempelajari karakter pemain usia dini.
Indriyanto Nugroho mengaku belum siap menangani klub profesional untuk saat ini. (CNN Indonesia/Andito Gilang Pratama) |
"Sekarang saya sebagai pelatih mempelajari bagaimana karakter mereka, mental, dan saya sangat senang sekali, bahwa saya mampu. Dan teman-teman banyak yang kasih jempol kepada saya yang punya lisensi B AFC tapi masih mau mengajar di SSB," ujar Indriyanto.
Indriyanto mengatakan ingin mengembangkan pembinaan usia muda bisa lebih baik. Setelah merasa siap, baru dia akan memutuskan untuk melatih klub profesional.
Indriyanto Mr. Cepek tidak merasa gengsi harus melatih SSB meski sudah memiliki lisensi pelatih B AFC. (CNN Indonesia/Andito Gilang Pratama) |
"Tapi paling tidak, proses itu [karier kepelatihan] berjalan. Proses itu yang membuat saya lebih kuat lagi, untuk satu atau dua tahun mencapai Liga 2 atau 1," ucap Indriyanto.
Langkah Indriyanto untuk melaju ke Liga 1 didukung pemilik SSB Kabomania dan Kabomania FC, Imam Prasodjo. Imam mengaku siap bila suatu saat ditinggalkan Indriyanto.
"[Indiyanto] jangan hanya di sini terus. Saya juga ingin ini [SSB dan Kabomania FC] menjadi besar," tuturnya kembali. (sry)
Indriyanto Nugroho mengaku belum siap menangani klub profesional untuk saat ini. (CNN Indonesia/Andito Gilang Pratama)
Indriyanto Mr. Cepek tidak merasa gengsi harus melatih SSB meski sudah memiliki lisensi pelatih B AFC. (CNN Indonesia/Andito Gilang Pratama)