"Kita harus pantau bersama, kawal bersama. Siapa pun pelaku sepak bola, khusunya pemain dan ini adalah kasus yang patut untuk ditindaklanjuti oleh Komisi Disiplin," kata pria yang biasa disapa Jokdri itu, Rabu (28/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bek Persija, Gunawan Dwi Cahyo, merupakan salah satu pemain yang ada di video viral dugaan hinaan terhadap Viking. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama) |
Lihat juga:'Argentina, Jangan Pernah Kritik Messi' |
Joko menegaskan, PSSI akan sangat serius dalam memantau segala aktivitas pelaku sepak bola, tidak hanya di lapangan tapi juga di media sosial.
"Kami proporsional saja. Ini menjadi telaah di PSSI khususnya di Liga Indonesia Baru untuk melakukan kajian semua aktivitas pelaku sepak bola tidak hanya di lapangan, juga di media termasuk media sosial," ujarnya.
Sebelumnya, Gunawan dan Riko juga membantah tudingan bahwa mereka ikut melontarkan ujaran penghinaan terhadap Viking dalam unggahan video itu.
"Maaf saya cuma bicara sedikit. Sebelum menuduh orang, didengar baik-baik dan dilihat baik-baik itu suara saya atau bukan. Dan saya tidak pernah mengucapkan kata-kata itu [Viking A**ing]," tulis Gunawan lewat akun @gunawandwicahyo di Instagram.
Begitu pula dengan rekan Gunawan, Riko menampik disebut sebagai salah satu pemain yang juga meneriakkan kata-kata tidak patut itu dalam rekaman video.
"Di video tersebut boleh dilihat saya hanya bermain gitar, dan saya juga baru sadarnya tadi pagi ada suara sumbang seperti itu. Sekali lagi saya pribadi minta maaf buat Viking atas ketidaknyamanan tersebut. Tidak ada manusia yang sempurna, kita semua bersaudara," tulis Riko.
Bukan hanya kedua pemain tersebut, manajemen Persija buru-buru mengeluarkan pernyataan permintaan maaf atas unggahan video yang sempat viral tersebut. (syr/bac)
Bek Persija, Gunawan Dwi Cahyo, merupakan salah satu pemain yang ada di video viral dugaan hinaan terhadap Viking. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama)