Imam menyarankan pihak-pihak terkait memilih jalur kekeluargaan. Terutama setelah pemain Persija secara resmi sudah meminta maaf kepada Persib khususnya kelompok suporter Viking.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Riko Simanjuntak menjadi salah satu pemain yang terlibat dalam video penghinaan suporter Persib Bandung. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
Imam berharap PSSI segera memanggil pihak-pihak yang berkepentingan agar tidak meluas dan berpotensi terulang di kemudian hari.
Viking sempat berjanji menempuh jalur hukum. (CNN Indonesia/HYG) |
"Mungkin (pemain) tidak sengaja. Tapi, ya inilah risiko sosial media. Seperti halnya kita ngobrol berdua tapi kalau ada yang merekam, terus diviralkan bisa jadi ramai. Padahal, konteksnya bisa saja bercanda," terang Imam.
Lihat Juga: Valentino Rossi Semakin Mesra dengan Mantan Gadis Payung
Imam menambahkan, dampak dari media sosial ini yang sudah sepatutnya disadari semua pihak. Bukan tidak mungkin, pihak yang merasa dirugikan saat ini bisa melakukan kesalahan serupa di kemudian hari.
"Dari situlah kita harus berbesar hati, saling memaafkan, saling memaklumi. Itulah indonesia. Tidak usah diperpanjang. Pemilik Persija sama Persib berteman dekat kok," ungkapnya. (jun/bac)
Riko Simanjuntak menjadi salah satu pemain yang terlibat dalam video penghinaan suporter Persib Bandung. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Viking sempat berjanji menempuh jalur hukum. (CNN Indonesia/HYG)