Aksi penakluk bintang Barcelona Lionel Messi dalam atraksi mengolah si kulit bundar tersebut terjadi pada 4 Maret 2018. Dilansir dari situs Farnworth, laki-laki 32 tahun tersebut berhasil mencapai base camp Everest yang berlokasi sekitar 5.400 meter di atas permukaan laut setelah melakukan perjalanan selama 10 hari.
[Gambas:Instagram]
Dengan menembus cuaca ekstrem dan suhu dingin yang menusuk tulang, ia berjalan dengan bolanya selama sembilan jam per hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Instagram]
Sesuatu yang dilakukan Farnworth ini terdengar mustahil. Akan tetapi, dia sesungguhnya telah mempersiapkan segala sesuatunya dari jauh hari.
Selama enam bulan, pria asal Inggris tersebut mempersiapkan segala sesuatunya. Mulai dari berlatih fisik, dan pergi ke Gunung Snowdon yang merupakan gunung tertinggi di negaranya. Hal itu diperlukan agar Farnworth dapat menyesuaikan diri dengan suhu ekstrem di pegunungan.
Lihat juga:Ronaldo Tolak Tato demi Alasan Kemanusiaan |
[Gambas:Instagram]
Nama Farnworth sesungguhnya cukup terkenal di kalangan sepak bola dunia. Namanya sempat tercatat dalam Buku Rekor Dunia, usai mengalahkan bintang Barcelona Lionel Messi dalam hal mengontrol bola yang jatuh dari ketinggian.
Messi sempat memegang rekor mengontrol bola yang jatuh dari 18 meter. Rekor tersebut kemudian dikalahkan Farnworth yang sukses mengendalikan bola yang jatuh dari ketinggian 32 meter. Namun, rekor tersebut kemudian dipecahkan pemain Arsenal Theo Walcott dengan ketinggian 34 meter pada 2016. (bac/jun)