Dejan Antonic yang baru menggantikan Iwan Setiawan, mengakui Mitra Kukar merupakan tim yang tangguh dengan materi pemain yang berkualitas. Namun, ia berharap tim arahannya bisa membawa pulang dari Samarinda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Borneo FC gagal meraih kemenangan di laga perdana lawan Sriwijaya FC. (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana) |
Kehadiran Dejan diharapkan bisa membawa kembali perfoma terbaik Lerby Eliandri dan kawan-kawan dalam kiprahnya di ajang Liga 1 musim 2018.
Sementara tuan rumah Mitra Kukar menargetkan kemenangan perdana saat menjamu tim tetangga Borneo FC dalam duel bertajuk Derby Mahakam.
"Pada pertemuan terakhir di turnamen Piala Gubernur Kaltim 2018, tim kami harus mengakui kekalahan lewat adu penalti. Kami ingin membalas kekalahan itu di pertandingan besok," kata Pelatih Mitra, Kukar Rafael Berges Marin.
Menurut Rafael, perubahan pelatih di Borneo FC dari Iwan Setiawan ke Dejan Antonic tidak akan banyak berpengaruh terhadap tim berjuluk "Pesut Etam", karena materi pemain tidak mengalami perubahan.
Mitra Kukar berhasil menahan imbang Arema FC di Malang. (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto) |
"Ini pertandingan yang sulit bagi kami, karena kami lawan juga tidak akan menyerah begitu saja. Apalagi ini laga bertajuk 'derby Kalimantan Timur'. Kedua tim pasti akan menampilkan permainan terbaik dan mengejar kemenangan," katanya.
"Kerja keras dan disiplin para pemain adalah kunci sukses kami untuk mengalahkan Borneo FC," tambahnya. (jun)
Borneo FC gagal meraih kemenangan di laga perdana lawan Sriwijaya FC. (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)
Mitra Kukar berhasil menahan imbang Arema FC di Malang. (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)