Salah kini punya rekor gol yang makin membuatnya layak disebut sebagai bomber tajam. Salah sukses mencetak 11 gol dalam 10 laga terakhir. Hal itu membuat Salah ada dalam nomor urut pertama sebagai pemain Liverpool yang bisa memberikan mimpi buruk untuk Manchester City.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mohamed Salah punya catatan gol yang bagus musim ini. (Foto: REUTERS/Andrew Yates) |
Bila Manchester City punya pemain seperti Ashley Young yang mampu meredam Salah sepanjang laga, maka 'The Citizens' bisa bernapas lega. Namun Manchester City di era Pep Guardiola bukanlah tim dengan pendekatan bertahan. Mereka terbiasa menyerang dan mendominasi pertandingan untuk menjauhkan lini pertahanan dari bahaya.
Pada laga Liverpool lawan Manchester City di Anfield awal tahun 2018, duel tersebut terbilang imbang. Namun buruknya pertahanan Manchester City membuat 'The Reds' sempat memimpin 4-1. Gol-gol Roberto Firmino, Sadio Mane, dan Salah ketika itu berasal dari kesalahan lini belakang Manchester City.
Guardiola bakal menyadari bahwa ia tak akan bisa mengharapkan lini pertahanannya untuk bisa meredam kecepatan dan 'daya ledak' Salah. Cara yang paling ideal bagi Guardiola untuk membuat Salah redup adalah menguasai lini tengah dan memutus aliran bola Liverpool ke lini depan.
Cara terbaik Manchester City meredam Mohamed Salah adalah mendominasi penguasaan bola dan tak membiarkan Liverpool mendapatkan kesempatan menyerang. (Foto: REUTERS/Hannah McKay) |
Mohamed Salah punya catatan gol yang bagus musim ini. (Foto: REUTERS/Andrew Yates)
Cara terbaik Manchester City meredam Mohamed Salah adalah mendominasi penguasaan bola dan tak membiarkan Liverpool mendapatkan kesempatan menyerang. (Foto: REUTERS/Hannah McKay)