Pengakuan itu disampaikan mantan kiper klub Granada, Roberto Fernandez, mengomentari gol tendangan salto Ronaldo ke gawang Juventus di leg pertama perempat final Liga Champions di Stadion Allianz, Rabu (3/4).
Kejadiannya tepat pada pertandingan La Liga Spanyol musim 2013/2014 antara tuan rumah Real Madrid melawan Granada di Stadion Santiago Bernabeu, 25 Januari 2014.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
CR7 sebenarnya bisa saja mencetak dua gol pada laga tersebut. Namun, tendangan salto menyambut umpan lambung yang dilepaskan Luka Modric dari sisi kiri pertahanan Granada, masih mampu ditepis Fernandez.
Cristiano Ronaldo mencetak gol indah ke gawang Juventus dengan tendangan salto. (REUTERS/Alberto Lingria) |
"Di lorong stadion, Cristiano [Ronaldo] terlihat marah sekali hari itu karena ia sudah melakukan tendangan salto [tapi gagal berbuah gol]," terang Fernandez yang kini memperkuat tim Segunda Division Lugo, dikutip dari Marca.
"[Casillas] menunggu untuk menemui saya dan berkata penyelamatan yang saya lakukan amat spektakuler," kenang Fernandez mengingat kembali momen tak terlupakan itu.
Cristiano Ronaldo bergandengan tangan dengan Gianluigi Buffon usai pertandingan. (REUTERS/Massimo Pinca) |
Jika kebobolan, Fernandez berjanji akan memberikan 500 pasang sarung tangan kiper kepada pengikutnya di Twitter yang bertaruh bahwa ia akan kebobolan. Alhasil, kiper 39 tahun itu kebobolan dan memenuhi janjinya tersebut.
Fernandez juga memuji Dani Carvajal yang memberikan umpan lambung sangat ciamik. Berkat umpan terukur itu pula Ronaldo bisa memanfaatkan peluang menjadi gol melalui tendangan saltonya. (sry)
Cristiano Ronaldo mencetak gol indah ke gawang Juventus dengan tendangan salto. (REUTERS/Alberto Lingria)
Cristiano Ronaldo bergandengan tangan dengan Gianluigi Buffon usai pertandingan. (REUTERS/Massimo Pinca)