Agostini angkat bicara atas berbagai kontroversi antara Marquez dengan pebalap tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi. Dalam seri kedua tersebut, Marquez menabrak dua pebalap yakni Rossi dan pebalap Aprilia Racing Team Gresini, Aleix Espargaro.
"Marquez bodoh, saya katakan seperti itu sebagai seorang teman. Dia 'melahap' mereka semua, dia bisa saja menunggu untuk menyusul [Rossi] pada tikungan yang berikutnya," kata Agostini seperti dikutip dari GP One, Selasa (10/4) petang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Valentino Rossi geram dan ogah memaafkan Marc Marquez setelah ditabrak rivalnya itu. (REUTERS/Marcos Brindicci) |
Lihat juga:'Marquez Harus Disanksi Satu Seri MotoGP' |
Marquez sudah meminta maaf kepada kedua pebalap tersebut. Ia terlihat melambaikan tangan kepada Espargaro ketika tak sengaja menyenggolnya di lintasan balap. Sementara kepada Rossi, permintaan maaf Marquez usai balapan ditolak asisten sekaligus sahabat Rossi, Uccio Salucci.
Agostini memiliki pandangan sendiri mengenai cara Marquez minta maaf kepada Rossi.
"Hal seperti ini ada di MotoGP, akan terjadi di MotoGP yang lain, dan pernah terjadi di MotoGP sebelumnya. Kita jangan membuat persoalan ini semakin besar atau membuat drama atas ini," ucapnya.
"Dia tidak perlu didiskualifikasi, dia sudah dihukum dalam balapan. Jika kita mendiskualifikasi setiap pebalap dalam setiap waktu mereka melakukan kesalahan, tidak akan ada balapan lagi. Ini berlaku untuk semuanya," ujar mantan pebalap yang kini 75 tahun tersebut. (sry)
Valentino Rossi geram dan ogah memaafkan Marc Marquez setelah ditabrak rivalnya itu. (REUTERS/Marcos Brindicci)