Barcelona adalah tim yang identik dengan penyerangan. Mereka adalah representasi sepak bola indah lewat umpan-umpan cantik dan serangan yang mematikan.
Bagi Barcelona pertahanan terbaik adalah mendominasi permainan dan terus menekan lawan. Namun ketika hal itu tidak berjalan, mereka tak punya Rencana B bernama 'cara bertahan dengan baik dan benar'.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rencana Barcelona di laga ini sejatinya sederhana. Bermain seperti biasa, mencetak gol secepatnya untuk mematikan semangat AS Roma. Tetapi yang kemudian terjadi adalah justru AS Roma yang bisa membuka keunggulan dengan cepat.
Edin Dzeko mencetak gol cepat yang membuat AS Roma lebih percaya diri di laga tersebut. (Foto: REUTERS/Alessandro Bianchi) |
Maut untuk Barcelona di Babak Kedua
Skor 1-0 untuk Roma di babak pertama sangat penting, karena mereka 'hanya' butuh dua gol untuk melaju ke semifinal Liga Champions. Meski demikian, Roma memainkan laga kedua dengan bayang-bayang ancaman Barcelona mencetak gol pertama yang bisa memusnahkan mimpi mereka.
Keberuntungan Roma datang di menit ke-56 karena Pique menunjukkan kebodohannya sebagai palang pintu terakhir pertahanan Barcelona.
Barcelona berusaha mencetak gol namun upaya mereka tak menemui hasil. (Foto: REUTERS/Tony Gentile) |
Wasit Clement Turpin melihat hal itu sebagai pelanggaran dan Daniele De Rossi dengan dingin menyelesaikan tugasnya.
Keunggulan 2-0 membuat segalanya menjadi mungkin bagi Roma. Kaki-kaki pemain Roma makin bersemangat menggempur lini pertahanan Barcelona.
Yang bisa dilakukan Barcelona hanyalah berusaha terus menyerang untuk mendapatkan gol balasan karena mereka tidak lihai dalam gaya main menumpuk pemain d belakang.
Kostas Manolas mencetak gol ketiga ke gawang Barcelona. (Foto: REUTERS/Alberto Lingria) |
Pada akhirnya Barcelona harus tersungkur di menit ke-82 lewat kelemahan mereka yang sudah diketahui sejak lama, yakni antisipasi sepak pojok. Umpan sepak pojok Cengiz Under mampu disundul Kostas Manolas dan bola masuk ke gawang Barcelona.
Barcelona coba mencetak gol di sisa waktu yang ada, tapi Alisson Becker dan kawan-kawan sudah sangat percaya diri mengawal lini belakang. Barcelona pun terkapar dan harus pulang dari ajang Liga Champions.
AS Roma sukses membuat kejutan dengan menaklukkan Barcelona 3-0. (Foto: REUTERS/Alessandro Bianchi) |
Kostas Manolas merayakan gol kemenangan AS Roma. (Foto: REUTERS/Tony Gentile) |
Edin Dzeko mencetak gol cepat yang membuat AS Roma lebih percaya diri di laga tersebut. (Foto: REUTERS/Alessandro Bianchi)
Barcelona berusaha mencetak gol namun upaya mereka tak menemui hasil. (Foto: REUTERS/Tony Gentile)
Kostas Manolas mencetak gol ketiga ke gawang Barcelona. (Foto: REUTERS/Alberto Lingria)
AS Roma sukses membuat kejutan dengan menaklukkan Barcelona 3-0. (Foto: REUTERS/Alessandro Bianchi)
Kostas Manolas merayakan gol kemenangan AS Roma. (Foto: REUTERS/Tony Gentile)