Wakil Ketua Umum sekaligus Pelaksana Tugas Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, mengatakan klub berjuluk Harimau Malaya itu postif absen di Anniversary Cup 2018 karenakan masalah sepak bola di negara tersebut.
Lihat juga:Jadwal Laga Semifinal Liga Champions |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namun kecenderungan yang dianalisis teman-teman, Uzbekistan yang akan kami jadikan pengganti Malaysia. Sebagaimana diketahui ini menjadi event yang sangat ketat, Uzbekistan sendiri adalah juara Piala Asia U-23 terakhir yang kemarin bermain di China," Joko Driyono menambahkan.
Timnas Malaysia mundur dari Anniversary Cup 2018 karena masalah internal. (AFP PHOTO / MOHD RASFAN) |
"Akan tetapi Thailand dan Vietnam memiliki program yang sudah terencana. Sehingga kami punya opsi negara-negara pecahan Rusia: Uzbekistan, Turkmenistan, Tajikistan, dan seterusnya. Serta opsi negara-negara dari Afrika yang punya ranking bagus agar event ini berkualitas," ucap pria yang akrab disapa Jokdri.
"Prinsipnya PSSI ingin test event ini memiliki dampak yang baik untuk semua elemen seperti penyelenggaraan, venue, dan Timnas Indonesia," pria yang akrab disapa Jodri itu menuturkan.
PSSI menyeleksi peserta Anniversary Cup 2018 agar Timnas Indonesia mendapatkan lawan berkualitas. (Dok. PSSI) |
"Untuk tempat kami memutuskan berkonsentrasi di Pakansari. SUGBK bukan tempat yang dipakai sepak bola untuk Asian Games," ucap Joko.
Sebelumnya, empat stadion yang menjadi opsi untuk menggelar Anniversary Cup 2018 adalah: Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Stadion Patriot, Stadion Pakansari, dan Stadion Wibawa Mukti. (syr/bac)
Timnas Malaysia mundur dari Anniversary Cup 2018 karena masalah internal. (AFP PHOTO / MOHD RASFAN)
PSSI menyeleksi peserta Anniversary Cup 2018 agar Timnas Indonesia mendapatkan lawan berkualitas. (Dok. PSSI)