Menanti Sujud Mohamed Salah di Piala Dunia 2018

Arby Rahmat, CNN Indonesia | Sabtu, 14/04/2018 11:22 WIB
Menanti Sujud Mohamed Salah di Piala Dunia 2018 Mohamed Salah sudah mencetak 39 gol dan 13 assist bersama Liverpool musim ini. (REUTERS/Phil Noble)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sekitar dua bulan lagi bakal ada salah satu lapangan stadion di Rusia yang akan menjadi tempat sujud bagi winger Liverpool dan timnas Mesir, Mohamed Salah, dalam Piala Dunia 2018 yang dihelat pada 14 Juni hingga 15 Juli 2018.

Salah belakangan menjadi pemain fenomenal dan salah satu paling dibicarakan di dunia saat ini. Penampilan Salah bersama Liverpool di Liga Champions dan kompetisi domestik sudah menghasilkan 39 gol dan 13 assist dalam 3.486 menit penampilan.

Salah memiliki rataan satu gol setiap 89 menit sejauh ini bersama Liverpool. Dengan catatan tersebut ditambah performa yang konsisten, bukan tidak mungkin Salah bisa mencetak gol di Rusia.


Mohamed Salah akan menjadi salah satu pemain yang dinanti penampilannya di Piala Dunia 2018.Mohamed Salah akan menjadi salah satu pemain yang dinanti penampilannya di Piala Dunia 2018. (REUTERS/Arnd Wiegmann)
Salah merupakan pemain muslim dan selalu melakukan sujud syukur untuk merayakan keberhasilan mencetak gol. Bagi penganut agama Islam seperti Salah, sujud syukur berarti berterima kasih kepada Allah SWT.

Salah mencontoh ajaran sunah Nabi Muhammad SAW berdasarkan Hadis Riwayat Abu Daud, Ibnu Majah, dan At-Tirmidzi. Dalam hadis tersebut Abu Bakrah [sahabat Nabi Muhammad SAW] berkata bahwa Nabi Muhammad SAW berpesan apabila mendapatkan sesuatu yang disenangi atau diberi kabar gembira, segeralah tunduk dan sujud sebagai tanda syukur kepada Allah SWT.

Menanti Sujud Mohamed Salah di Piala Dunia 2018
Sebagai seorang muslim yang taat, Salah tak segan atau malu melakukan sujud syukur di berbagai stadion di Eropa yang mayoritas penduduknya non-muslim. Hal yang sama mungkin akan dilakukan Salah ketika pentas di Piala Dunia 2018.

Timnas Mesir akan tampil di Piala Dunia 2018 setelah kali terakhir tampil pada 1990 di Italia. Tim berjuluk The Pharaohs itu berada di Grup A bersama tuan rumah Rusia, Uruguay, dan Arab Saudi. Piala Dunia 2018 merupakan kali ketiga Mesir berpartisipasi dalam putaran final setelah pada 1934 dan 1990.

Mohamed Salah selalu melakukan sujud usai mencetak gol.Mohamed Salah selalu melakukan sujud usai mencetak gol. (Reuters/Carl Recine)
Mantan pelatih Valencia dan Inter Milan, Hector Cuper, dipercaya menjadi arsitek timnas Mesir. Cuper menangani Mesir mulai Maret 2015 dan membawa The Pharaohs ke final Piala Afrika 2017.

Cuper pula yang sukses membawa Mesir ke Piala Dunia 2018 setelah 28 tahun absen. Gol penalti Salah di menit-menit akhir pertandingan melawan Kongo memastikan langkah timnas Mesir ke Piala Dunia 2018 setelah menjadi juara Grup E kualifikasi Piala Dunia zona Afrika. Tentu saja, Salah tak lupa bersujud syukur di tengah euforia gol penentu kemenangan tersebut.

Kembali ke Salah. Jika mampu mempertahankan penampilan bersama Liverpool hingga akhir musim ini, mantan pemain Chelsea dan AS Roma itu dipastikan menjadi salah satu pemain yang paling banyak mendapat sorotan.

Mari berharap Salah tidak mengalami cedera serius ketika memperkuat Liverpool di sejumlah laga krusial, termasuk di semifinal Liga Champions. Dengan begitu kita bisa melihat sujud Salah di Rusia selama Piala Dunia 2018. (har)