MotoGP Argentina pekan lalu membuat persaingan semakin memanas setelah Marc Marquez menabrak Valentino Rossi hingga terjatuh. Pebalap veteran asal Italia itu bahkan tak mau memaafkan Marquez yang sudah berupaya mendatangi paddock tim Yamaha.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banyak Insiden di Sirkuit Austin (Surya Sumirat)
Demi meraih pole di MotoGP Amerika, pebalap Repsol Honda Marc Marquez mengganggu laju pebalap Movistar Yamaha, Maverick Vinales, yang tengah memacu motornya di putaran sprint. Marquez pun harus disanksi dengan turun tiga grid saat start nanti. Berada di posisi keempat saat start bisa membuat Marquez kian agresif saat balapan demi bisa berada di posisi terdepan.
Valentino Rossi terjatuh di MotoGP Argentina. (REUTERS/Marcos Brindicci) |
Momentum Rossi Bungkam Marquez (Jun Mahares)
MotoGP Amerika Serikat diprediksi akan berlangsung sengit. Terlebih persaingan antara Marc Marquez dan Valentino Rossi semakin panas usai insiden tabrakan di MotoGP Argentina.
Tak berhenti sampai di Argentina, drama kembali terjadi jelang MotoGP Amerika. Marquez mendapat penalti dan harus memulai lomba dari posisi keempat atau tepat di depan Rossi yang berada di urutan kelima.
Kepala Dingin Marc Marquez Hilang (Putra Permata Tegar)
Musim lalu Marc Marquez menunjukkan kedewasaan dan ketenangan ketika ia memilih untuk bermain aman dalam sebuah seri yang sulit dimenangkan.
Namun dalam dua seri terakhir, ketenangan Marquez itu hilang. Di MotoGP Argentina ia terlalu agresif sehingga terkena hukuman penalti karena menabrak Valentino Rossi sedangkan di kualifikasi MotoGP Amerika ia dihukum turun tiga posisi karena menghalangi Maverick Vinales.
Marc Marquez diganjar penalti pada kualifikasi MotoGP Amerika. (REUTERS/Marcos Brindicci) |
Marquez masih yang terbaik di seri MotoGP Amerika Serikat, namun bila ia melakukan blunder, maka itu sama saja ia mempersilakan duo Yamaha, Maverick Vinales dan Valentino Rossi, mengakhiri dominasinya di sirkuit tersebut.
Ujian Marquez Jadi Raja Austin Sejati (Nova Arifianto)
Kepiawaian Marc Marquez di Sirkuit Austin kembali terbukti di fase kualifikasi. Marquez lagi-lagi memastikan diri sebagai pole sitter sebelum dihukum turun ke posisi start keempat.
Persaingan Marquez menghadapi Maverick Vinales, Andrea Iannone, Johann Zarco, dan Valentino Rossi, akan menjadi ujian untuk menggenapi gelar di MotoGP Amerika Serikat menjadi enam.
Vinales Akhiri Paceklik Kemenangan (Haryanto Tri Wibowo)
Sudah hampir satu tahun Maverick Vinales gagal meraih kemenangan di MotoGP. Momen hukuman yang didapat Marc Marquez harus benar-benar dimanfaatkan Vinales untuk mengakhiri paceklik kemenangan saat tampil di MotoGP Amerika Serikat. Vinales harus memanfaatkan posisi pole yang didapatnya.
Tidak bisa dimungkiri Marquez masih memiliki sepeda motor yang paling cepat untuk balapan MotoGP Amerika. Tapi, Marquez akan start dari posisi keempat dan harus menghadapi sejumlah pebalap tangguh di depannya. Start yang bagus bisa menjadi penentu kemenangan Vinales.
Maverick Vinales start terdepan di MotoGP Amerika karena Marc Marquez dapat penalti. (AFP PHOTO / MOHD RASFAN) |
Amerika Serikat Bakal Tetap Milik Marquez (Ahmad Bachrain)
Sirkuit Austin MotoGP Amerika Serikat bisa dibilang berjodoh bagi Marc Marquez. Pebalap Repsol Honda itu selalu meraih podium pertama dalam lima tahun beruntun sejak 2013.
Marquez pun berpeluang besar meraih juara yang keenam kali di MotoGP Amerika Serikat. Meski start di posisi ketiga karena hukuman penalti, Marquez tak akan kesulitan menyodok di posisi terdepan karena ia paham betul setiap tikungan di Sirkuit Austin yang bisa ia manfaatkan untuk menyalip tiap lawannya.
Balapan MotoGP Amerika di Sirkuit Austin akan disiarkan secara live streaming di CNNIndonesia.com mulai pukul 02.00 WIB pada Senin (23/4). (jun)
Valentino Rossi terjatuh di MotoGP Argentina. (REUTERS/Marcos Brindicci)
Marc Marquez diganjar penalti pada kualifikasi MotoGP Amerika. (REUTERS/Marcos Brindicci)
Maverick Vinales start terdepan di MotoGP Amerika karena Marc Marquez dapat penalti. (AFP PHOTO / MOHD RASFAN)