Marquez Pikirkan Makan Malam di Lima Lap Akhir MotoGP Amerika

Haryanto Tri Wibowo, CNN Indonesia | Senin, 23/04/2018 05:57 WIB
Pebalap Marc Marquez mengaku sudah memikirkan makan malam lima lap sebelum meraih kemenangan MotoGP Amerika Serikat di Sirkuit Austin. Marc Marquez memilih santai di lap terakhir karena unggul jauh atas pesaing terdekatnya Maverick Vinales. (AFP PHOTO / KARIM JAAFAR)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pebalap Marc Marquez mengaku sudah memikirkan makan malam lima lap sebelum meraih kemenangan MotoGP Amerika Serikat di Sirkuit Austin, Senin (23/4) dini hari WIB.

Marquez meraih kemenangan mudah di MotoGP Amerika. Pebalap 25 tahun itu memimpin balapan sejak lap pertama dan finis dengan keunggulan 3,560 detik atas pebalap Movistar Yamaha Maverick Vinales.

Marquez sebenarnya unggul hingga hampir delapan detik memasuki lap terakhir. Tapi, Marquez memilih untuk santai di lap terakhir dan bahkan tidak menarik gas setelah memasuki tikungan terakhir. Saking santainya, Marquez mengaku sudah memikirkan makan malam beberapa lap sebelum balapan MotoGP Amerika selesai.


Dalam wawancara dengan BT Sport, Marquez juga mengaku termotivasi meraih kemenangan di Sirkuit Austin untuk membalas kritikan yang terus didapatnya sepanjang dua pekan terakhir.

Marc Marquez mengaku memiliki motivasi khusus saat balapan di MotoGP Amerika.Marc Marquez mengaku memiliki motivasi khusus saat balapan di MotoGP Amerika. (AFP PHOTO / KARIM JAAFAR)
"Ya, saya tidak bisa bohong. Saya punya motivasi spesial, tekanan spesial pada balapan ini. Saya tidak pernah menjalani balapan seperti ini, memimpin di lap pertama dan menekan hingga akhir. Saya biasanya menunggu sebentar dan menyerang di akhir," ujar Marquez dikutip dari Motorsport.

Marquez Pikirkan Malam Malam di Lima Lap Akhir MotoGP Amerika
"Hari ini saya merasa ingin terus menekan. Saya punya kecepatan bagus, balapan panjang, di empat dan lima lap terakhir saya sudah memikirkan makan malam karena ini balapan yang panjang. Terlepas dari guyonan, ini akhir pekan yang penting," ucap Marquez.

Marquez mendapat banyak kritikan dalam dua pekan terakhir. Setelah mendapat tiga penalti pada balapan MotoGP Argetina, Marquez kemudian dihukum turun tiga posisi di start MotoGP Amerika karena menghalangi laju Vinales.

Marc Marquez sempat dihukum turun tiga posisi saat start di MotoGP Amerika.Marc Marquez sempat dihukum turun tiga posisi saat start di MotoGP Amerika. (REUTERS/Marcos Brindicci)
Marquez merayakan kemenangan di MotoGP Amerika dengan mengibarkan bendera 69, nomor yang dimiliki mendiang juara dunia MotoGP asal Amerika Nicky Hayden.

"Saya mengambil bendera Hayden, dia pebalap penting untuk Amerika dan juga keluarga Honda. Ini balapan pertama di Amerika sejak kita kehilangan dia," ucap Marquez. (sry)