Tim besutan Juergen Klopp dipastikan tidak ingin melewatkan momen krusial untuk menabung kemenangan meyakinkan pada leg pertama semifinal musim ini.
The Reds akan memaksimalkan seluruh daya kemampuannya untuk menekan pertahanan Serigala Roma. Namun, tim arahan Eusebio Di Francesco juga akan bermain lebih rapat membendung serangan-serangan Mohamed Salah dan kawan-kawan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Model Kolombia Ungkap Kesan Kencani Ronaldo |
Liverpool Bangun Modal di Anfield (Putra Permata Tegar)
Mohamed Salah dan Sadio Mane bakal memberikan teror terhadap pertahanan AS Roma di Stadion Anfield. (REUTERS/Andrew Yates) |
AS Roma Mencari Keuntungan di Kandang Liverpool (Surya Sumirat)
Strategi AS Roma dalam leg pertama semifinal Liga Champions melawan Liverpool tetap sama dengan ketika melakoni leg pertama perempat final di kandang Barcelona. I Giallorossi bertekad mendapatkan keuntungan dalam leg pertama yang lebih dulu digelar di kandang lawan. Untuk pertandingan nanti, saya memprediksi Roma akan bermain aman untuk mendapatkan hasil imbang.
Jika Roma harus menelan kekalahan dari Liverpool, pelatih Eusebio Di Francesco ini tentu berharap timnya tidak mendapatkan selisih skor kekalahan yang jauh seperti saat takluk 1-4 dari Barcelona.
Waspada Gerendel AS Roma (Haryanto Tri Wibowo)
Bertandang ke Stadion Anfield membuat AS Roma mengincar modal berharga. Setidaknya I Giallorossi berambisi mengincar clean sheet saat menghadapi Liverpool di leg pertama.
Bukan tugas mudah untuk melakukan clean sheet di Stadion Anfield, karena Liverpool hanya satu kali gagal mencetak gol di laga kandang dalam 12 pertandingan terakhir, yakni saat melawan FC Porto di Liga Champions. Liverpool juga mencetak 11 gol dalam tiga laga kandang terakhir di semua kompetisi.
AS Roma bisa meredam permainan agresif Liverpool jika bermain disiplin, terutama di lini belakang. (REUTERS/Alessandro Bianchi) |
AS Roma bisa kalah lebih dari dua gol jika lengah sejak menit pertama. Jika mampu tampil disiplin, AS Roma saya prediksi hanya akan kalah 0-1 dari Liverpool.
Liverpool Berjaya di Anfield (Jun Mahares)
Liverpool dan AS Roma merupakan tim kejutan di Liga Champions musim ini. Keduanya sukses menyingkirkan tim unggulan. The Reds mampu mengalahkan Manchester City, sementara Serigala Roma menaklukkan Barcelona.
Keunggulan sejarah ditambah kehadiran pemain istimewa seperti Mohamed Salah membuat Liverpool punya kans berjaya di Anfield. Setidaknya skor 2-0 bisa diraih skuat arahan Juergen Klopp sebagai modal positif di leg pertama.
Liverpool Ambil Keuntungan di Leg Pertama (Nova Arifianto)
Liverpool akan memaksimalkan laga semifinal pertama menjamu AS Roma di Anfield. Kemenangan adalah target mutlak The Reds demi tiket final. Menghadapi Liverpool yang diprediksi akan gencar melepas serangan, Roma tentunya sudah memiliki persiapan dalam meredam eksplosivitas Mohamed Salah dan kawan-kawan.
Pertandingan akan menarik dengan serangan Liverpool yang mengalir dari berbagai sisi menguji konsistensi pertahanan Il Lupi. Bermain bertahan akan menguras energi tim tamu.
Jika kuat selama 90 menit, Roma akan membuat Liverpool frustrasi. Tetapi saya kali ini melihat serangan Liverpool dapat berbuah hasil dan laga berakhir dengan skor 2-0.
Liverpool Bisa Menang dengan Skor Besar (Ahmad Bachrain)
Liverpool bakal berupaya semaksimal mungkin untuk meraih kemenangan meyakinkan pada leg pertama semifinal Liga Champions demi modal bagus di leg kedua. Dengan dukungan para fan The Reds yang luar biasa, kemenangan atas AS Roma memang bukan sesuatu yang berlebihan bagi tim asuhan Juergen Klopp.
Trio Mohamed Salah, Sadio Mane, dan Roberto Firmino bakal terus menekan pertahanan AS Roma. Namun, bukan misi mudah bagi Liverpool untuk meraih kemenangan dengan selisih skor yang cukup besar atas I Lupi.
The Reds bisa mencapai ambisinya pesta gol ke gawang Roma apabila mampu mencetak gol cepat pada awal-awal babak. Jika hal ini terjadi, saya prediksi The Reds bisa menang 3-0 atas Roma (nva)
Mohamed Salah dan Sadio Mane bakal memberikan teror terhadap pertahanan AS Roma di Stadion Anfield. (REUTERS/Andrew Yates)
AS Roma bisa meredam permainan agresif Liverpool jika bermain disiplin, terutama di lini belakang. (REUTERS/Alessandro Bianchi)